Saya memang sebagai pengguna Bank Syariah sejak sekitaran 5 tahun lalu sewaktu masih mengais rejeki di Batavia karena dikompori oleh seorang kawan bahwa menabung di bank konvensional itu dosa karena makan riba. Namun setelah saya mencoba menelaah lebih mendalam, disamping juga pernah cangkrukan bersama Mas Andy MSE (Master Super Ekonomi) beberapa waktu lalu, dalam pandangan saya bahwa sistem dan proses perbankan syariah kita saja masih banyak yang harus dibenahi.
Semoga ini dapat menjadi catatan bersama para pelaku ekonomi bisnis perbankan syariah di Indonesia untuk menerapkan sistem ekonomi syariah yang sesuai dengan kaidah syariah Islamiyah.
Pertama adalah mengenai transparansi pengelolaan keuangan yang kita simpan dalam bank syariah. Nasabah tidak pernah diberitahu melalui pelaporan keuangan terbuka mengenai perputaran uang kita tersebut. Apakah dimasukkan ke dalam pasar modal alias saham? Apakah disimpan di bank konvensional?
Alur mata rantai perbankan syariah harus benar-benar jelas dan transparan terhadap nasabah. Kemana uang nasabah yang dihimpun tersebut dialirkan. Ketika dana nasabah dialirkan pada pasar modal atau pasar uang maupun disimpan di bank konvensional yang lebih besar maka menurut saya itu tidak syariah lagi.
Pasar saham adalah sebuah sistem yang menjurus pada “judi”, bukankah judi itu juga haram??? Dan ketika dana nasabah dialirkan ke bank konvensional yang lebih besar juga sudah tidak syariah lagi. Sebab unsur bunga yang katanya riba dari bank konvensional sudah merasuk ke dalam dana tersebut.
Hal kedua yang menurut saya harus dikritik dari bank syariah adalah transparansi besaran margin dana kredit konsumsi. Ketika ada nasabah akan kredit di bank syariah, semisal untuk kepemilikan rumah, maka bank syariah dalam prosesnya (teori) adalah membeli rumah tersebut kemudian menjualnya ke nasabah dengan mengambil keuntungan. Sehingga yang terjadi adalah akad jual beli. Dan sah-sah saja jika bank syariah mengambil keuntungan (margin), akan tetapi dalam prakteknya kaidah jual beli sedikit dipungkiri, sebab kebanyakan bank syariah telah menetapkan harga jual rumah tersebut ke nasabah tanpa ada proses negosiasi. Jika itu adalah akad jual beli maka akan terjadi negosiasi dan tawar menawar harga.
Ketiga adalah mengenai transparansi margin kredit usaha. Jika seorang nasabah akan melakukan kredit maka seharusnya adalah pihak bank syariah tidak mematok atau menetapkan margin bagi hasilnya, akan tetapi disesuaikan dengan laporan keuangan keuntungan si peminjam. Sehingga setiap bulannya besaran margin profit sharing yang diserahkan si peminjam ke bank syariah adalah bervariasi tidak tetap nominalnya. Kalau tetap apa bedanya dengan bunga bank konvensional. Hal ini lebih menyangkut transparansi dari si peminjam dalam mengelola dana pinjaman tersebut. Bahkan pengalaman beberapa kawan menyatakan margin yang diambil bank syariah lebih besar daripada bunga jika kita menyicil dari bank konvensional.
Itu yang menjadi kritik saya terhadap bank syariah yang saat ini banyak menjamur di negeri ini. Bahkan bukan hanya bank, namun pegadaian syariah juga telah muncul, mungkin finance alias leasing motor berlabel syariah akan segera hadir. Atau bahkan rentenir berlabel syariah juga akan segera unjuk diri.
Saran kaumbiasa, jika masih ragu menabung ke bank syariah, namun juga takut ke bank konvensional lebih baik menabung di celengan kayak dalam gambar diatas saja.
Firefox 3.6.3 pada
Debian GNU/Linux
jujur saja! sampai saat ini saya masih belum percaya pada sistem perbankan syariah yang ada di Indonesia… *barangkali banyak hal saya sependapat dengan Kyai Muda Ekonomi dari Magelang – KME. Muhibbin*.
Masukan dan analisa Mas Santri yang penting ini semoga dibaca oleh para praktisi perbankan syariah…
.-= tulisan Andy MSE terbaru adalah : Wisata Pedesaan di Desa Wisata Limbangan – Kendal =-.
Firefox 3.6.3 pada
Windows XP
diliat sekilas kok tulisannya “Celeng Ciwir”
.-= tulisan anno terbaru adalah : Wisata Flora di Kebun Raya Cibodas =-.
ciwir Reply:
May 17th, 2010 at 20:32
dasar tabung
.-= tulisan ciwir terbaru adalah : Kritik Transparansi Bank Syariah =-.
Firefox 3.6.3 pada
Windows XP
saya kira sekarang nama “syariah” pada sebuah bank adalah sebuah kedok untuk menarik minat nasabah..di dalamnya belum tentu menganut ketentuan syariah..
.-= tulisan anno terbaru adalah : Pesona Telaga Warna Puncak =-.
iLLa Reply:
May 18th, 2010 at 23:05
sepakat dengan yg ini 
sepertinya memang mengarah ke sana, cuman dijadikan alat jual, biar banyak yg berminat. tapi semoga sy salah
Firefox 3.6.3 pada
Windows XP
Duwite sehat, nyesep minuman berenergi…
.-= tulisan marsudiyanto terbaru adalah : Butik Si Botak =-.
Firefox 3.6.3 pada
Ubuntu 10.04
durung pernah nabung neng bank syariah.
.-= tulisan endar terbaru adalah : Gmic plugin for GIMP =-.
Firefox 3.5.8 pada
Windows XP
aku sependapat dengan komentarnya mas andy, udah gitu aja mas..
:p
ciwir Reply:
May 18th, 2010 at 18:36
hooh dik.. :p
.-= tulisan ciwir terbaru adalah : Kritik Transparansi Bank Syariah =-.
Firefox 3.6.3 pada
Windows XP
Bank Syariah, baru sampai pada tahap menyusup diantara permainan kata…..Klo dilogika yo tetep aja ada bunga…..
.-= tulisan WisataGK terbaru adalah : Jam 1 malam….. =-.
anno Reply:
May 18th, 2010 at 23:13
dingaren ora saru komentare
.-= tulisan anno terbaru adalah : Domba Texel di Dataran Tinggi Dieng =-.
Firefox 3.5.9 pada
Windows XP
celengane M liat nongkrong manis di pattiro, masih eksis terus tho..
persis punya adek M, pake mizone jg.. tp tulisannya ‘untuk mujahid’ hehe
.-= tulisan eMo terbaru adalah : Gadis Hujan =-.
Minefield 3.7.8 pada
Ubuntu 10.04
namanya juga made in Harvard University…
.-= tulisan itempoeti terbaru adalah : Setelah Sri Mulyani, Boediono? =-.
ciwir Reply:
May 18th, 2010 at 18:39
Harverad tapi syariah ndaaa… wakakakkk…
.-= tulisan ciwir terbaru adalah : Kritik Transparansi Bank Syariah =-.
Firefox 3.6.3 pada
Ubuntu 10.04
nabung di celengan juga suka di catut “tuyul”
…
.-= tulisan gadgetboi terbaru adalah : CentOS 5.5 Dirilis =-.
ciwir Reply:
May 18th, 2010 at 18:39
tuyul kepala item mas??
.-= tulisan ciwir terbaru adalah : Kritik Transparansi Bank Syariah =-.
Firefox 3.6.3 pada
Windows XP
di negeri ini memang segala kata diplintir untuk mendapatkan duit dan duit….lagi!
.-= tulisan Ndoro Seten terbaru adalah : LATIHAN HITUNG =-.
Firefox 3.5.6 pada
Windows XP
Taruh di mana yach….. ( di bawah lemari ajah ahhh..)
may Reply:
May 18th, 2010 at 19:33
sama mbak
.-= tulisan may terbaru adalah : Rahasia Puting Susu =-.
Firefox 3.5.6 pada
Windows XP
celengane lucu mas….
.-= tulisan Coretan Bidan terbaru adalah : Ginger Beer =-.
ciwir Reply:
May 18th, 2010 at 18:39
nek lucu ngguyu sik bu
.-= tulisan ciwir terbaru adalah : Kritik Transparansi Bank Syariah =-.
Google Chrome 4.1.249.1064 pada
Windows XP
Kalo sy tetep seneng nabung di bank Syariah, pelayanannya lebih ramah dan insyaAllah lebih berkah (walopun kenyataannya tidak selalu demikian).
Kredit motor syariah sudah ada kok mas. FIF Syariah.
.-= tulisan Yudha Karyadi terbaru adalah : Pawai Simpatik yang Tidak Membuat Simpatik =-.
Firefox 3.6.3 pada
Windows 7
Aku kok mikire diwalik yo kang. ning sing diwalik tulisan nang botolE…. CIWIR CELENGANe… Wkakakaka….
ciwir Reply:
May 18th, 2010 at 18:40
anno Reply:
May 18th, 2010 at 23:14
sepakat dengan nahdhi
.-= tulisan anno terbaru adalah : New Selo, Potret Pos Pendakian Gunung Merapi =-.
Internet Explorer 6.0 pada
Windows XP
Ya, menabung secara pra-konvensional, seperti Pak Ciwir, lebih baik karena uangnya tak pernah berbunga. Tapi, pasti bertambah. Salam kekerabatan.
.-= tulisan Sungkowoastro terbaru adalah : Intervensi (Sekolah Asal) yang Tak Mendidik =-.
Firefox 3.0.19 pada
Windows XP
kalo aku seneng dan nikmat aja nabung di bank syari’ah
.-= tulisan barajakom terbaru adalah : Cara Membuat Daftar Isi Blog =-.
Maaf, Komentar ditutup!!.
20:25