Benteng Van Der Wijck
Kategori SejarahBeberapa waktu lalu bersamaan dengan agenda belajar bersama yang dilakukan oleh para perangkat desa ke Kebumen, saya diajak serta sebagai pendamping, dan karena penginapannya ada di sekitaran benteng tersebut maka saya menyempatkan melihat-lihat ke Benteng Van Den Wijck yang berada di Gombong Kebumen itu dari dekat.
Benteng Van Den Wijck adalah benteng Belanda yang dibangun pada sekitar tahun 1818 dengan luas 3,6 Ha itu adalah dalam rangka pertahanan Belanda di wilayah Kedu Selatan. Pada awal didirikan, benteng dengan tinggi tembok 10 m ini diberi nama Fort Cochius (Benteng Cochius). Namanya diambil dari salah seorang perwira militer Belanda (Frans David Cochius) yang pernah ditugaskan di daerah Bagelen.
Sementara nama Van Der Wijck adalah diambil untuk mengenang jasa-jasa seorang perwira Belanda yang menjadi komandan di Benteng tersebut. Bagi Belanda, reputasi Van Der Wijck memang cemerlang karena berhasil membungkam para pejuang Aceh.
Pada masa pendudukan Jepang, benteng ini digunakan sebagai tempat pelatihan tentara PETA. Dan saat ini selain sebagai kawasan pendidikan Tamtama AD (Secata) juga digunakan sebagai kawasan rekreasi dengan dibangunya kawasan bermain disini.
Dengan dikelola menjadi kawasan wisata dan taman bermain, menjadikan benteng ini jauh dari angker. Bahkan lebih mirip Benteng Takeshi kata seorang teman.
Disamping itu dipastikan mengangkat nama Kebumen juga sebagai salah satu wilayah tujuan wisata sejarah. Di dalam benteng ada sebuah lapangan luas, serta terdapat lorong-lorong dan ruangan-ruangan pada dinding benteng yang dua lantai itu. Dalam ruangan-ruangan benteng ini saat ini terdapat beberapa foto-foto pahlawan, bupati Kebumen dari pertama hingga sekarang, serta foto-foto benteng ini tempo dulu.
Yang paling mengherankan saya adalah di depan benteng ada patung Pangeran Diponegoro bersama Mak Lampir
Saya masih heran dan bingung dengan yang ini, beberapa orang yang saya tanya maksudnya mengenai hal itu menjawab tidak mengetahuinya.







pangeran diponegoro lagi bergaya sama mak lampir…
[Reply]
gadgetboi Reply:
February 13th, 2010 at 06:04
[Reply]
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
February 12th, 2010 at 16:33
[Reply]
gadgetboi Reply:
February 13th, 2010 at 06:08
[Reply]
tulisan Yanti tukang kerupuk terbaru adalah : Astaga.com lifestyle on the net mulai naik
[Reply]
tulisan Yanti tukang kerupuk terbaru adalah : Astaga.com lifestyle on the net mulai naik
[Reply]
ciwir Reply:
February 12th, 2010 at 16:59
[Reply]
Yanti tukang kerupuk Reply:
February 12th, 2010 at 17:01
tulisan Yanti tukang kerupuk terbaru adalah : Astaga.com lifestyle on the net mulai naik
[Reply]
Apa hubungannya maklampir dg p dipenogoro
wah kang kok ga jadi ke temanggung
sibuk iya
sukses terus
mampir balik ya kang
[Reply]
ciwir Reply:
February 13th, 2010 at 09:39
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
Koq bisa sama mak lampir?
tulisan Eka Situmorang-Sir terbaru adalah : Pelangi Rasa
[Reply]
tulisan wibisono terbaru adalah : Performansi Perguruan tinggi yang didambakan
[Reply]
Di kawasan pantai pangandaran ciamis juga banyak terdapat gua buatan Belanda.
Kalo di Cilacap ada Benteng Pendem yang difungsikan sebagai penjara jaman dulu.
tulisan Zay Ariefz terbaru adalah : BUZZ : Google Social Network
[Reply]
[Reply]
[Reply]
tulisan gadgetboi terbaru adalah : LinuxMint 8: Helena Edisi KDE
[Reply]
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
February 13th, 2010 at 09:58
[Reply]
[Reply]
M pernah kesitu dalam rangka bantuin ‘proyek’ mbakyuku… mayan nginep gratis.. hihihi
tulisan eMo terbaru adalah : tradisi maem cara ‘kepungan’
[Reply]
kalau dibikinnya pas jaman sinetron, ya wajar
[Reply]
[Reply]
suwun gambare bos
[Reply]
halah nyong wis pindah ding
[Reply]
[Reply]
[Reply]
tulisan didut terbaru adalah : Kenapa Harus Eee PC Seashell?
[Reply]
tulisan annosmile terbaru adalah : Berwisata di Bendungan Selorejo
[Reply]
Post a Comment