Money Changer Jalanan

Adalah agenda tahunan yang selalu ada disetiap menjelang hari raya Idul Fitri alias Lebaran, adalah banyak bertebaran para penjaja jasa penukaran uang baru. Hampir disemua kota ada yang beginian ini. Selama saya tinggal di Kota Solo,  Disepanjang jalan Slamet Riyadi mulai dari kawasan Sriwedari hingga Gladak serta di Jalan Sudirman dari depan Kantor Pos hingga depan Balai Kota dan juga disepanjang Jalan Adi Sucipto dari kawasan Manahan hingga Jajar banyak money changer jalanan tersebut. Dan

Gunung Tidar

Di Magelang terdapat gunung atau bukit yang tingginya sekitar 600 m dpl, dan berada di tengah kota. Itulah Gunung Tidar. Asal muasal nama Tidar sendiri masih banyak versi. Ada salah satu versi yang menyebutkan bahwa nama itu berasal dari kata “Mati dan Modar”. Jadi karena angkernya Gunung Tidar waktu dulu, maka kalau ada orang mendatangi gunung tersebut kalau tidak Mati ya Modar. Cerita legenda keangkeran Gunung Tidar dapat disimak dalam Hikayat Gunung Tidar ini. 25 Juli 2010, 15

Knalpot Purbalingga

Kwalitas knalpot produksi Purbalingga memang terkenal cukup baik sehingga banyak perusahaan perakitan mobil di nusantara ini menggunakan knalpot produksi Purbalingga tersebut. Ada puluhan UKM yang bergerak dalam usaha ini. Terutama di kawasan Kecamatan Bojongsari (sekitar 7 Km ke arah utara ibukota Purbalingga). Desa-desa yang menjadi pusat home industry ini antara lain adalah Desa Galuh, dan Desa Patemon. Ketika kita ke sana maka akan banyak bertebaran pembuat knalpot motor maupun mobil yang

Dibalik Keajaiban Candi Borobudur

Candi Borobudur memang sudah kondang kaloka sak nuswantoro lan monconagoro. Sebuah candi yang berdiri di kawasan yang sekarang ini masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Borobudur Kab Magelang Jawa Tengah, adalah sebuah bangunan suci agama Budha yang dibangun pada masa Mataram Kuno dibawah pemerintahan Dinasti Syailendra. Berdasarkan tulisan yang terdapat pada “kaki” tertutup dari Candi Borobudur yang berbentuk huruf Jawa kuno yang berasal dari huruf pallawa, diperkirakan tahun

Mbah Mad

Innalillahi wa innailaihi roji’un. Hari ini, 8 Juli 2010 seorang Ulama kharismatik yang sudah kondang se-Nusantara, KH. Ahmad Abdul Haq atau yang akrab disapa Mbah Mad, tutup usia. Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam di Dusun Watucongol, desa Gunung Pring Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang ini wafat pada usia ke-82 tahun, setelah sebelumnya dirawat di RS Harapan Magelang. Mbah Mad adalah “pewaris tahta” pesantren Darussalam yang didirikan oleh kakek buyutnya yakni Kyai

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline