Ibu adalah yang membuat kita menjadi ada. Ibu yang membuat kita menjadi seperti ini sekarang ini. Kasih sayang seorang ibu adalah kasih sayang yang abadi. Kasih sayang yang tulus dan ikhlas dalam membesarkan kita anak-anaknya tanpa pamrih apapun. Mendidik tak kenal lelah dan mengajari segala hal tak kenal menyerah. Segala penderitaannya adalah demi kita anaknya. Sejak di dalam kandungan hingga dewasa ibu selalu menjadi penjaga dan pembimbing kita. Pendidikan yang pertama kita dapatkan adalah
Rama “Sowan” Eyang Buyut
Kategori FamilySedikit urusan kerjaan mengharuskan saya harus mengunjungi Solo Raya. Dan ini membawa konsekuensi juga bahwa Rama Maheswara Az Zahirul Haq ikut pula ke Solo sekalian guna menengok Eyang putrinya yang ada di tlatah Makamhaji Kartasura Solo. Setelah urusan saya selesai, pada hari Minggu (13/12/2009) saya mengajak Rama jalan-jalan ke tlatah Klaten, tepatnya di Dusun Nglungge Desa Sidowayah Kec. Polanharjo Kab. Klaten, sekitar 5 Km sebelah timur (sebelumnya jika dari arah Solo) Kawasan
Rama Maheswara & Rama Sakti
Kategori FamilyMenjelang hari raya Idul Adha 1430 H, tepatnya H-1 kemarin Rama Maheswara Az Zahirul Haq yang berusia 5 bulan kembali berpetualang. Menengok eyangnya di tlatah sekaligus ada acara keluarga di Bojonegoro Jawa Timur. Perjalanan ke Bojonegoro yang harus menempuh sekitar 10 jam perjalanan dengan menggunakan bus patas dari Magelang sampai Ngawi kemudian dijemput eyangnya Rama menuju Bojonegoro. Setelah ber-lebaran Idul Adha selama 4 hari di bhumi Angkling Dharmo, pada Senin (30 Nopember 2009)
Setelah sukses dengan bagian pertamanya, maka Haris Firdaus kembali mengeluarkan bukunya tentang Misteri-misteri Terbesar Indonesia jilid 2. Seperti halnya bukunya yang terdahulu, buku non fiksi setebal 192 halaman ini merupakan hasil dari upaya kompilasi fakta sejarah dan legenda yang banyak menghiasi khasanah pengetahuan bangsa Indonesia. Spesifikasi Buku Judul : Misteri-misteri Terbesar Indonesia 2 Tebal : 192 halaman Penulis : Haris Firdaus Penerbit : Buku Katta Solo Harga : 33.300
Sang Rama dan Candi Borobudur
Kategori FamilyAwal Nopember 2009 lalu, bapa lan biyung mertua berkunjung ke Magelang. Jauh-jauh dari Bojonegoro karena kengen sama putune lanang kang ajejuluk Rama Maheswara Az-Zahirul Haq. Karena sudah sampai bhumi Tidar kurang afdhol jika nggak berkunjung ke Candi Borobudur yang katanya ajaib itu. Memang, candi Borobudur tak jauh dari tempatku tinggal, kira-kira tak lebih dari 10 Km. Akhirnya, Selasa jam 7 pagi kami budhal menuju Borobudur. Memilih pagi hari agar tidak terlalu panas dan masih sepi serta










