Posyandu adalah kependekan dari Pos Pelayanan Terpadu. Sebuah program pemerintah yang telah lama dijalankan dan tetap berjalan hingga kini meski hanya di beberapa tempat yang masih berjalan dengan baik. Posyandu ada posyandu balita dan ada juga posyandu lansia. Sebenarnya program ini cukup baik. Kegiatan pada Posyandu yang dari, oleh dan untuk masyarakat memang sangat perlu demi tersedianya manusia Indonesia yang sehat. Namun, dalam pengamatan saya, Posyandu dari tahun ke tahun semakin tidak bergairah. Kalau dulu sewaktu saya kecil masih banyak aktivitas Posyandu di setiap dusun buka setidaknya dua minggu sekali untuk menyediakan imunisasi bagi balita maupun memberikan makanan tambahan untuk gizi bayi. Akan tetapi sekarang ini saya sangat jarang melihat aktivitas Posyandu. Menurunnya aktivitas tersebut sungguh sulit bagi saya dapatkan penyebabnya. Apakah karena ketiadaan dana dari pemerintah?? Ataukah manusia Indonesia sudah sehat semua?? Mungkinkah sudah tidak ada orang miskin
Orang tua bilang ceker pithik alias kaki ayam bagus untuk kekuatan kaki dan pertumbuhan tulang bayi. Benarkah demikian??? Dari beberapa sumber referensi yang saya baca memang menyebutkan bahwa ada hubungannya dan sebagian menyatakan tidak berhubungan atau hanya mitos belaka. Referensi yang menyebutkan bahwa ceker pithik apik tumraping bayi memberikan alasan bahwa kandungan yang ada dalam kaki ayam adalah asam amino (penyusun utama protein), sehingga baik bagi pertumbuhan. Selain itu juga ada kandungan Kalsium (zat kapur) sehingga cocok untuk kekuatan tulang. Susunan utama pada ceker pithik adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino itu terdapat glisin, prolin, hidroksiprolin, agrinin, glisin. Di dalam kaki ayam juga terdapat Kalsium dan Kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening kekuning-kuningan. Kalau terkena panas, kolagen akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem. Kalsium (zat kapur), prolin dan
Jika pada usia 6 bulan Rama hanya mengonsumsi makanan berupa bubur yg lembut selain ASI, maka mulai Rama berusia 8 bulan telah mulai mengonsumsi bubur “kasar”. Sebagaimana waktu masih makan bubur halus, dalam mengonsumsi bubur kasar tersebut adalah made in istri saya sendiri. Dari dulu memang tidak pernah dikasih makanan instan, biar aman kata istri saya. Bubur yang menjadi menu sehari-hari mas Rama saat ini bahan dasar beras dengan diberikan kaldu ayam/sapi ditambah dengan sayuran dan sedikit buah-buahan. Berikut ini saya akan mencoba sedikit berbagi proses pembuatannya, siapa tahu berguna dan bermanfaat bagi sampeyan-sampeyan semua. Sebenarnya pembuatannya sangat mudah dan tidak butuh waktu lama serta biaya yang murah. Pertama-tama menyiapkan bahan kaldunya, dapat dari ceker ayam kampung atau balungan sapi yang dipotong dan sedikit ditumbuk atau orang Jawa bilang digecek agar sumsumnya dapat keluar sewaktu direbus. Kedua, rebus bahan kaldu tersebut dalam air hingga