Viewing Category » Kuliner
5 Aug 2010

Drive-through atau drive-thru adalah usaha atau bisnis yang melayani pelanggan yang menunggu di kendaraannya. Pesanan diterima, dan barang atau layanan disajikan menggunakan jendela atau mikropon, sementara pelanggan tetap menunggu di kendaraannya. Cara ini pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1940-an, namun kemudian menyebar ke negara lain. (Sumber Wikipedia). Dengan drive thru, memang memudahkan konsumen dalam menerima layanannya Hanya cukup dengan menyampaikan pesanan  kepada penunggu loket atau tinggal pencet mesin yang tersedia dengan tanpa turun dari mobil atau bus atau sepeda motor dapat langsung dilayani. Di Indonesia, kebanyakan fasilitas ini adalah untuk layanan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dari pada Bank-bank yang banyak menyebar di kota-kota besar. Selain ATM Bank yang menyediakan fasilitas drive thru adalah mereka yang menjual makanan yang cepat saji, seperti  KFC. Hal baru yang saya temui di kawasan Lembang Bandung adalah penjual Tahu Lembang

28 Apr 2010

Dalam perjalanan saya dari Blora dan Bojonegoro kemarin saya menemukan sebuah hal baru yang menurut saya menarik, meski saya sudah sering wira-wiri ke Bojonegoro karena mamanya Rama asli sana, namun baru kemarin saya bertemu dan menemukan hal tersebut. Yakni wedang sere di warung organik dengan pemilik yang nyentrik dan unik. Adalah warung Hatmi yang ada dibilangan Jalan Basuki Rachmad Bojonegoro tersebut menyediakan menu khas berupa wedang sere dan makanan dari hasil pertanian organik. Rasanya mantab jaya. Wedang sere yang diramu dari sere ditambah rempah-rempah yang digodok dan disajikan panas-panas tersebut memang maknyuss untuk dinikmati di malam yang dingin sehabis hujan. Ditambah dengan hidangan berbahan sayuran dan beras organik hasil panen sendiri, menambah nikmatnya santap malam setelah menempuh perjalanan selama hampir 1,5 jam dari Blora dengan melalui jalanan yang berliku dan berlubang diiringi hujan pula. Bisa jadi langganan sewaktu pulang ke Bojonegoro selain wedang

26 Apr 2010

Seminggu ini libur dari dunia ngeblog karena ada perintah untuk menemui seorang kawan dari Bogor yang sedang mengerjakan sebuah film mengenai pertambangan minyak di Blok Cepu (Blora dan Bojonegoro), tujuannya adalah belajar dan berdiskusi mengenai pembuatan film tersebut. Perjalanan dari Magelang saya mulai hari Minggu (18 April 2010) menuju Solo dulu untuk menyelesaikan beberapa agenda, baru pada Selasa (20 April 2010) saya melanjutkan perjalanan menuju Blora dengan melalui Grobogan dengan menggunakan angkutan umum berupa bus bumel alias buruk tur memelas, menempuh perjalanan selama hampir 5 jam. Begitu sampai di Blora sudah jelang Isya’, langsung saja tidur baru pagi harinya jalan-jalan. Tak lupa saya menyempatkan untuk menikmati masakan khas Blora yakni Nasi Pecel Blora. Nasi pecel tersebut seperti halnya pecel-pecel di daerah lain cuman bumbu kacangnya lebih cair dan lebih banyak ditambah dengan sate ayam dua tusuk, yang membedakan hanyalah bungkusnya dengan daun jati.

 Page 1 of 3  1  2  3 »
MixBloo designed by Bad Credit Loan Center In conjunction with Free Games , Geboortekaartjes , Printer Reviews.