City Walk bukan Kawasan Pejalan Kaki

Kategori Wisata 26 Komentar | 3,711 views

Sejak tahun 2007, Kota Solo membangun kawasan untuk pejalan kaki atau orang sering menyebutnya dengan city walk. Di Kota Solo, kawasan ini dinamai dengan Srawung Warga. Dibangun disepanjang Jalan Slamet Riyadi, yang merupakan jalan protokol di Kota Solo, mulai dari Kawasan Purwosari hingga ke boulevard kota di kawasan Gladag.

Ide dasar pembuatan kawasan Srawung Warga ini adalah dalam rangka menyediakan tempat nyaman bagi para pejalan kaki di Kota Budaya ini. Namun, ternyata  masih jauh dari harapan. Alih-alih untuk pejalan kaki, city walk malah dipakai buat melintas dan parkir mobil, sepeda motor serta becak.

Seharusnya, jika city walk memang untuk pejalan kaki, maka semua kendaraan baik bermotor atau tidak yang melintas dan parkir diatasnya maka harus ditindak tegas. Pemkot Solo harus tegas mengambil sikap. Jika dibiarkan maka kenyamanan dan keamanan pejalan kaki jelas terganggu dan city walk tak berbeda dengan jalur lambat kendaraan serta kawasan parkir.

Kata Kunci : , , , ,

Share This Post

RSS Digg Twitter StumbleUpon Delicious Technorati

26 Komentar

Komentar
29 Oct 2008
23:12
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

wah..wah..bener nih denok yg koment nomer wahid.. :)
hmm..disemua kota kayaknya emang gt deh..dasar masyarakat bandelll..
termasuk gw..tuh yg lagi narik becak..kan denok..haha :)

29 Oct 2008
23:39
#2 caroline :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

srawung warga… namanya sangat mewakili yah. seandainya bener dengan adanya city walk itu para warga jadi bisa srawung satu sama lain pasti endah banged yah… :P

30 Oct 2008
08:27
#3 Sarah Luna :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Kereen euy… sayang gak di manfaatkan sebagaimana mestinya. Banjarmasin gak ada tuh.. city walk. Padahal kayaknya romatis bggtt, apalagi kalo bisa jalan berdua dengan dia sambil pegangan tangan. huhu.. *mupeng*

wahduh…

30 Oct 2008
09:05
#4 bundarie :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

ini namanya keluar dari fungsi asalnya hi.hi.. memang manusia itu susah diatur ya… duh bunda jadi kangen solo…

dwi Reply:

lam kenal bundarie

30 Oct 2008
09:10
#5 easy :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

memang ginilah kenyataan trotoar2 di indonesia..
semua bisa dipakai untuk apa aja :D
bahkan sekalipun jelas2 namanya city walk.. masih juga disalahgunakan

30 Oct 2008
09:35
#6 megawati s :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

kan sekali merengkuh dayung 2 3 pulau terlampaui, itu motto orang indonesia kan, city walk bisa untuk jalan2, dan bisa untuk yg lain.hidup orI

????

30 Oct 2008
10:27
#7 nanzzzcy :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

solo ya?? wahh.. deket lah ama smg, kpn2 mo mampir ah..
but weit, setelah dilihat2 ni jalan yg mau ke SGM bukan? klo bener, brrati gw dah pernah jalan disitu donk.. :)

ya urutannya dari SGM mbak, tapi bukan depan SGM. Foto pertama di Depan Hotel Cakra (Timuran) dan yang kedua di depan Bank Mandiri (Purwotomo)

30 Oct 2008
10:51
#8 Eko Madjid :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Itulah orang Indonesia mas. Harap maklum ja. Kayaknya dimana2 kayak gitu, ga hanya di Solo. Kapan ya orang Indonesia punya kesadaran kayak orang diluar sana….? :p

30 Oct 2008
14:35
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

kalau bisa terwujudkan tujuan awalnya, salut banget sama warga solo…
kalau belom bisa terwujud, ya berarti..memang begitulah orang indonesia
hehehehe :)

30 Oct 2008
18:14
#10 masDan :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Dimana Mana Sama Ya Ternyata … Fuuhhh ..

30 Oct 2008
18:19
#11 Gelandangan :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

disana ada becak juga yah mas :D

30 Oct 2008
18:49
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

wah, srawung warga, isitilah yang mencerahkan banget. agaknya diperlukan perubahan kultur agar membiasakan diri utk memanfaatkan fasilitas publik sesuai dg fungsinya. sangat disayangkan kalau fasilitas yang dibangun susah-payah akhirnya malah disalahfungsikan.

30 Oct 2008
19:06
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

wah, seharusnya seluruh lapisan masyarakat menyadari hal ini. Begitupun dgn pemeirntah setempat harusnya bs lebh tegas…sayang sekali hal yang awal mulanya bertujuan sgt positif ini malah berbanding terbalik… Hhhmm… :(

30 Oct 2008
20:15
#14 Namada :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

waduh..lama gk ke Solo nich :D
eh..kenapa itu ada becaknya? ^^

kalo ke solo mampir yacchh… ke city walk maksudnya.. :D

30 Oct 2008
21:32
#15 heruyaheru :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

buat pkl aja…

30 Oct 2008
22:06
#16 Lala :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

wah keliatan bersih ya bagus… kalo masalah pada parkir emang orang2 indonesia mungkin belum terbiasa adanya kawasan untuk pejalan kaki jadi harus ditertibkan dan dibiasakan dengan adanya perubahan. memang harus tegas kok pemerintahnya :D

31 Oct 2008
12:25
#17 sapimoto :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Malahan, kapan hari disebuah acara TV iwitness, ada mobil yang ikutan lewat situ….
Budaya berlalu lintas yang sangat aneh, udah jelas ada tanda dilarang masuk lha kok masih pada nekat…

31 Oct 2008
16:50
#18 marsudiyanto :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Mungkin tukang becak dan pengendara motornya yg diparkir disitu baru JALAN KAKI Mas…

bisa jadi… mereka jalan2 krn habis narik becak kecapekan

2 Nov 2008
09:42
#19 khay :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Mungkin lantaran tak ada lagi pejalan kaki wir, mangkana areal khusus walk city itu dialih fungsikan sebagai areal parkir. O’ya parkirna bayar ndak?

*kadang sebuah ide dasar hanya ide belaka, realisasinya, jauh dari harapan*

temapt parkir sebenare ada di seberang jalan…

3 Nov 2008
18:00
#20 Andy MSE :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Sepakat beh! bukankah citywalk itu di sepanjang boulevard Slamet Riyadi??? artinya, tempat parkir dan tempat berjalan kendaraan ya di boulevard itu, seharusnya memang nggak boleh nyrobot-nyrobot panggonan untuk srawung warga. Indonesia banget ya?
*perlu dipikirkan juga tempat parkir yang lebih baik…

betul beh, pemkot harus didorong suruh bikin tempat parkir yang nyaman dan aman

20 Nov 2008
15:17
#21 lia :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

wih, kapan ya disurabaya di bangun jalan khusus untuk pejalan kaki….
coz aq adalah pejalan kaki yang setia…
jangankan naik sepeda motor la wong naik sepeda ontel aja gak bisa, kacian bgt ya aq…
hidup pejalan kaki!

12 Dec 2008
04:54
#22 sanggita :
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Hebat. Baru setahun saya meninggalkan Solo, pembangunan fisiknya luar biasa. Semoga diiringi dengan pembangunan SDM ya. Sayang soalnya, bikin fisik mahal2, tapi ndak bisa maintenance.

12 Jul 2009
13:39
#23 ariebae :
menggunakan Firefox 2.0.0.20 Firefox 2.0.0.20 pada Windows XP Windows XP

setuju bgd tu maz moga para pejalan kaki lebih “SEJAHTERA” ;)

mm,, mikir2 uda lama jg ne g’ jln kaki maz…:))

kota t4 rie b’mukin ya ampun panas bgd

boro2 ada City Walk…

pohon2 yg rindang aj kg punya… (tears) .-= ariebae´s last blog ..TERJEMAHAN DAN RINGKASAN =-.

Trackbacks to this post.

Maaf, Komentar ditutup!!.

Previous
« gizi vs gengsi
Next
Ketep Pass »
MixBloo designed by Bad Credit Loan Center In conjunction with Free Games , Geboortekaartjes , Printer Reviews.