<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kaum biasa</title>
	<atom:link href="http://kaumbiasa.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kaumbiasa.com</link>
	<description>tansah migunani marang wong liya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 20:58:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Dampak ACFTA Terhadap Lingkungan Hidup</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/dampak-acfta-pada-lingkungan-hidup.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/dampak-acfta-pada-lingkungan-hidup.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 20:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Warna-Warni]]></category>
		<category><![CDATA[ACFTA]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak ACFTA terhadap Lingkungan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaumbiasa.com/?p=1370</guid>
		<description><![CDATA[Disepakatinya ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) pada Januari 2010 lalu setidaknya membuat banyak pihak khawatir. Para pengusaha mulai khawatir produk-produknya tidak bisa bersaing dengan produk-produk dari China. Lha wong belum ada ACFTA saja produk China telah membanjiri pasar Indonesia. Sedikit namun pasti menggeser dan menyingkirkan produk-produk lokal. Murahnya harga adalah alasan orang memilih produk dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Disepakatinya ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) pada Januari 2010 lalu setidaknya membuat banyak pihak khawatir. Para pengusaha mulai khawatir produk-produknya tidak bisa bersaing dengan produk-produk dari China. <em>Lha wong</em> belum ada ACFTA saja produk China telah membanjiri pasar Indonesia. Sedikit namun pasti menggeser dan menyingkirkan produk-produk lokal. Murahnya harga adalah alasan orang memilih produk dari China.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangankan para pengusaha yang bermodal besar dengan jaringan yang luar serta memiliki pasar yang lebih tertata, para petani pun merasakan dampaknya. Buah lokal lebih mahal dari buah impor. Apalagi jika ACFTA benar-benar mulai diberlakukan. Sudah dapat dipastikan semakin banyak produk-produk China membanjiri pasaran Indonesia. Ditambah dengan perilaku konsumen kita yang mementingkan <a href="http://kaumbiasa.com/gizi-vs-gengsi.php" target="_blank">gengsi daripada gizi</a> jelas akan memilih buah dan makanan impor karena dianggap lebih bergengsi. Maka semakin terpuruklah pedagang kecil dan produsen pangan alias petani kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="size-thumbnail wp-image-320 alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 3px 7px;" title="ACTFASU" src="https://sites.google.com/site/tjiwir/_/rsrc/1268167868202/acf/acftasu.jpg" alt="" width="331" height="219" />Dampak ACFTA bagi perekonomian bangsa ini memang luar biasa. Efek dominonya akan membuat <em>gonjang-ganjing</em> perekonomian nasional secara makro maupun mikro. Namun karena saya bukanlah pakar ekonomi maka saya tidak akan membahas hal itu. <strong><a href="http://kaumbiasa.com/dampak-acfta-pada-lingkungan-hidup.php" target="_blank">Saya hanya mengingatkan bahwa ada dampak yang lebih besar dan kompleks ketika ACFTA berlaku, yakni dampaknya terhadap lingkungan</a>.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika persaingan bebas digelar maka para produsen akan berlomba-lomba menekan biaya produksi demi mendapatkan harga murah. Biaya produksi dipangkas baik dari ongkos buruh, mengurangi bahan baku dan menurunkan kwalitas barang. <strong>Maka logis apa kata orang Jawa <em>ana rega ana rupa</em>, semakin murah harga barang maka semakin rendah kwalitas. Semakin rendah kwalitas maka semakin cepat rusak. Semakin rusak maka semakin banyak sampah menumpuk.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ambil contoh kasus barang elektronik. Ketika barang dijual dengan harga murah dan kwalitas rendah maka hampir pasti tidak ada suku cadang alias <em>spare part</em>. Maka bisa dibayangkan ketika barang-barang elektronik yang rusak dan menjadi sampah, berapa banyak gunung-gunung sampah yang akan terbentuk? Bukankah ketika sebelum ACFTA saja sudah banyak barang elektronik dari China menjadi barang sekali pakai. Begitu rusak maka <em>yo diguwak</em> (dibuang &#8211; Ind). Ditambah ketika ACFTA benar-benar dilaksanakan. Artinya, lingkungan hidup menjadi terancam. Jangan kaget dan jangan heran ketika suatu saat akan ada tumpukan rongsokan kulkas, TiPi, HP, atau rongsokan sepeda motor yang menggunung karena sudah tidak bisa digunakan lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu baru satu jenis barang, elektronik. Lha, ada juga pakaian, ada produk-produk pertanian seperti buah dan sayur maupun makanan siap saji alias instan. Semua berpotensi menumpuk sampah. Saat Apel Malang kalah dengan Apel Shangdong atau ketika Jeruk Medan tidak laku dibanding Jeruk Shanghai maka selain petani kita makin merugi, sampah juga semakin banyak.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dalam pandangan saya sebagai kaumbiasa ini, bahwa ACFTA sebenarnya hanyalah memindahkan sampah dari negeri orang ke negeri kita. Dan itu ancaman serius yang paling nyata terhadap lingkungan hidup bangsa ini. Maka tiada kata lain adalah melawan ACFTA tersebut dengan tetap menggunakan produk-produk bangsa ini.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/dampak-acfta-pada-lingkungan-hidup.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Award Nyeleneh dari Soewoeng</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/award-nyeleneh-dari-soewoeng.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/award-nyeleneh-dari-soewoeng.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 08:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fren]]></category>
		<category><![CDATA[Warna-Warni]]></category>
		<category><![CDATA[Pansus Century]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[soewoeng.com]]></category>
		<category><![CDATA[suspended]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaumbiasa.com/?p=1363</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu, bersamaan dengan sidang paripurna kasus Century, di alam plurk juga digelar sebuah sidang pari-plurk-na. Salah satu agendanya adalah membahas pemakzulan domain soewoeng.com. Blog milik seorang blogger senior yang asli mBoyolali dan beristri orang Ponorogo dan saat ini bertugas di tlatah Manado yang mengalami suspended.
Entah apa yang terjadi dengan blog milik anak muda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="size-thumbnail wp-image-320 alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 3px 7px;" title="(doh)" src="http://images.plurk.com/3264199_2eaf35d3274d2456ff7f1f0d903ff206.jpg" alt="" width="368" height="283" />Beberapa waktu lalu, bersamaan dengan sidang paripurna <a href="http://kaumbiasa.com/reality-show-pansus-century.php" target="_blank">kasus Century</a>, di alam plurk juga digelar sebuah sidang pari-plurk-na. Salah satu agendanya adalah membahas pemakzulan domain soewoeng.com. Blog milik seorang blogger senior yang asli mBoyolali dan beristri orang Ponorogo dan saat ini bertugas di tlatah Manado yang mengalami suspended.</p>
<p style="text-align: justify;">Entah apa yang terjadi dengan blog milik anak muda <em>nyentrik</em> ini. Yang jelas sidang pari-plurk-na sangat ramai. Ada yang mencela, ada yang menginterupsi atau ada yang mencoba membantu dan prihatin dengan kejadian tersebut. Bahkan saking prihatinya peserta sidang terhadap blogger yang ngakunya gaptek tersebut, sampai dibuat sebuah page di Fesbuk untuk keprihatinan atas dimakzulkannya soewoeng.com ini. <a href="http://www.facebook.com/?sk=2361831622#!/group.php?gid=341578900823" target="_blank">Ini halaman fesbuk tersebut</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Berselang hampir seminggu dari agenda pari-plurk-na tersebut, blognya kang Suwung kembali seperti sedia kala. Bahkan beliau memberikan sebuah <a href="http://soewoeng.com/2010/03/om-guru-sapimoto-yang-pintar-dan-temen-temen-yang-baik-hati/" target="_blank">award</a> alias piagam pada saya. Entah apa tujuannya saya kurang tahu. Dan ternyata awardnya juga <em>nyeleneh</em> seperti yang punya blog. Award yang diberikan adalah berupa screenshots dari blognya yang dimakzulkan tersebut.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jadi gambar diatas bukanlah screenshots blognya Soewoeng yang suspended namun merupakan award dari pemilik blog tersebut yang saya ambil dari postingannya tadi siang sebelum blognya suspended lagi</strong>. Bener-bener award yang <em>nyeleneh</em> dan <em>nganyelke</em> <img src='http://kaumbiasa.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/lmao.gif' alt='(lmao)' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dasar soewoeng, maka saya maklum saja. Karena memang <em>suwung tenan bocah iki</em>. Tapi ini memang kreatif, belum pernah saya melihat award yang seperti ini. Kreatif dan inovatif plus suwung tenan&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Notulensi sidang pari-plurk-na ada <a title="soewoeng=kosong" href="http://www.plurk.com/p/404vs9" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.plurk.com/p/407ugm" target="_blank">disini</a> dan <a href="http://www.plurk.com/p/408gof" target="_blank">disini</a>. Monggo silakan dibaca sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ternyata, meski sudah memberikan award segala, blognya kembali dimakzulkan&#8230; <img src='http://kaumbiasa.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/lmao.gif' alt='(lmao)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/award-nyeleneh-dari-soewoeng.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>59</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amprokan Blogger 2010</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/amprokan-blogger-bekasi-2010.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/amprokan-blogger-bekasi-2010.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 06:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warna-Warni]]></category>
		<category><![CDATA[Agrowisata Pagilaran Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Amprokan Blogger 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaumbiasa.com/?p=1349</guid>
		<description><![CDATA[Gema Amprokan Blogger Bekasi 2010 telah membuat saya tertarik untuk datang ke agenda tersebut. Sebab dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan kawan-kawan blogger. Namun apa daya akhirnya saya gagal sampai di Bekasi karena masalah yang ada di jalan.
Sejak tanggal 2 Maret lalu saya sedang ada keperluan di Pekalongan dan pada tanggal 5 Maret 2010 pagi (H [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Gema <a href="http://kaumbiasa.com/amprokan-blogger-bekasi-2010.php" target="_blank">Amprokan Blogger Bekasi 2010</a> telah membuat saya tertarik untuk datang ke agenda tersebut. Sebab dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan kawan-kawan blogger. Namun apa daya akhirnya saya gagal sampai di Bekasi karena masalah yang ada di jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak tanggal 2 Maret lalu saya sedang ada keperluan di Pekalongan dan pada tanggal 5 Maret 2010 pagi (H minus 1) saya diminta untuk mengisi sebuah acara yang bertempat di kawasan Agrowisata Pagilaran, di dalam kompleks perkebunan teh Pagilaran, Batang atau sekitar 38 Km arah selatan Kota Batang tepatnya dilereng sebelah utara <a href="http://kaumbiasa.com/kompleksnya-kerusakan-lingkungan-dieng.php" target="_blank">dataran tinggi Dieng</a>, yang berketinggian tempat kurang lebih 1.500 M dpl. Sekitar 45 menit dari Alun-alun Kota Batang.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="size-thumbnail wp-image-320 alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 3px 7px;" title="(doh)" src="https://sites.google.com/site/tjiwirsite/_/rsrc/1267943218548/cet-brebes/IMG_8920.JPG?height=320&amp;width=228" alt="" width="166" height="231" />Acara selesai pada 6 Maret 2010 pukul 15.00 wib. Niatan saya adalah langsung menuju Bekasi dengan mengendarai mobil saja, sebab sejak dari Magelang ke Pekalongan saya membawa mobil sendiri. Dari pada ditinggal di Pekalongan dan saya bolak-balik ke Pekalongan lagi, mendingan saya pakai mobil saja. Toh, di Bekasi bisa dipakai <em>muter-muter</em>, pikir saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tepat pukul 16.30 saya bersama dua orang teman yang siap menemani, maka saya meluncur dari perkebunan teh peninggalan Belanda itu menuju Bekasi. Namun, <strong>malang tak dapat ditolak</strong>. Di jalanan Pantura yang padat merayap karena bertepatan dengan malam mingguan itu mobil yang saya kendarai tiba-tiba serasa tidak bertenaga.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah dipinggirkan dan saya cek ternyata dari bawah mobil sudah keluar asap putih tebal disertai bau gosong yang khas. Praduga saya adalah kampas koplingnya kena, dan ternyata betul. <em>Kampas kopling</em> terjadi s<em>elip</em> karena terlalu sering dilakukan setengah kopling akibat kemacetan dan berjalan pelan disertai jalanan yang sedikit menanjak.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah saya pikir-pikir saya tidak berani melanjutkan perjalanan sebelum <em>selip kampas kopling </em>dibenerin dulu. Jika dipaksakan maka resikonya adalah lama-kelamaan &#8220;<em>gigi</em>&#8221; persneling tidak berfungsi dan <em>kampas kopling</em> terbakar dengan resiko terbesarnya adalah terjadi kebakaran pada mobil.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya saya putuskan untuk berhenti dan menginap saja di rumah teman di Brebes sambil nunggu pendinginan dan keesokan harinya baru saya bawa ke bengkel untuk dibenerin stelannya. Dan sambil menunggu mobil dibenerin di bengkel, saya menunggu di rumah teman sambil membuat postingan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah alasan saya mengapa tidak jadi menghadiri Amprokan Blogger Bekasi 2010 ini. Mohon maaf kepada kawan-kawan semua, sebab ini diluar kemauan dan keinginan saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/amprokan-blogger-bekasi-2010.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reality Show Pansus Century</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/reality-show-pansus-century.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/reality-show-pansus-century.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 19:26:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warna-Warni]]></category>
		<category><![CDATA[Brunaigate]]></category>
		<category><![CDATA[Buloggate]]></category>
		<category><![CDATA[Pansus Century]]></category>
		<category><![CDATA[Skandal bank Century]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaumbiasa.com/?p=1342</guid>
		<description><![CDATA[Selama lebih dari 3 bulan terakhir ini kita disuguhi dengan sebuah adegan reality show berseri yang benar-benar diskenario secara rumit dan njlimet. Sang sutradara memang keren benerr, mampu mengarahkan ratusan orang pemainnya dengan baik. Para pemain juga mantab bener, mampu menghayati peran dan melakukan adegan demi adegan dengan sempurna seolah tanpa arahan skenario. Apalagi sang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Selama lebih dari 3 bulan terakhir ini kita disuguhi dengan sebuah adegan reality show berseri yang benar-benar diskenario secara rumit dan <em>njlimet</em>. Sang sutradara memang keren benerr, mampu mengarahkan ratusan orang pemainnya dengan baik. Para pemain juga mantab bener, mampu menghayati peran dan melakukan adegan demi adegan dengan sempurna seolah tanpa arahan skenario. Apalagi sang produser memang luar biasa, mampu membiayai sebuah megaproyek ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="size-thumbnail wp-image-320 alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 3px 7px;" title="GAMABAR DIPINJAM DARI INILAH.COM" src="http://www.inilah.com/data/berita/foto/235811.jpg" alt="" width="200" height="152" />Sebuah <a href="http://kaumbiasa.com/reality-show-pansus-century.php" target="_blank">reality show politik</a> yang digelar di negeri ini memang menjadi hiburan yang menarik. Saya yakin acara ini pasti memperoleh <em>rating</em> yang tinggi karena animo pemirsa seantero negeri yang luar biasa. Adalah kasus skandal Bank Century lakonnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepentingan adalah tujuan abadi dengan diolah melalui sebuah konspirasi dibalik konspirasi maka sukseslah para pemain reality show ini menyuguhkan tontonan pada (kalau tidak ingin mengatakan dengan mengelabuhi) rakyat. Dan diakhir episode pun tidak diketahui <em>ending</em> nya. Masih saja mengambang. Dan ujung-ujungnya kepentingan kekuasaan serta ekonomi.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil yang direkomendasikan oleh Pansus bukanlah sebuah ketetapan hukum. Masih harus dilemparkan pada lembaga peradilan untuk mengkaji bukti-bukti. Kemudian diperlukan penyidikan dan penyelidikan barulah dapat dikeluarkan ketetapan hukum oleh lembaga peradilan. Keputusan Pansus adalah keputusan politik, dan keputusan politik adalah sesuatu yang abstrak serta syarat kepentingan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ingat kasus Bulog-gate dan Brunai-gate yang waktu itu ramai karena ditengarai melibatkan Presiden Abdurahman Wahid waktu itu dan Ketua DPR Akbar Tanjung. Apa yang terjadi dengan kedua kasus itu? Kasus yang menimpa Gus Dur diselesaikan melalui Pansus dengan keputusan bahwa bersalah dan Gus Dur mundur dari kursi Presiden. Ketika Gus Dur dimakzulkan maka proses selesai, sebab keputusan politik telah diambil maka tak perlu lagi pembuktian hukum di pengadilan. Ingat dengan kasus Soeharto? Sama saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan kasusnya Akbar Tandjung tidak diselasaikan secara politik namun dibawa ke pengadilan, yang akhirnya divonis bebas karena bukti-bukti tidak kuat mengarah padanya. Padahal keduanya sama-sama juga melalui sebuah Pansus untuk mengusutnya. Ini artinya adalah ketika penyelesaian politik diambil maka masalah hukum menjadi dianggap selesai. Dan ketika pilihannya adalah meneruskan hasil Pansus ke jalur hukum maka hukum pun masih dapat &#8220;dimainkan&#8221;. Dan duit rakyat sama-sama menguap tak terbayar.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu kasus Century-gate ini akan mengikuti &#8220;aliran&#8221; yang mana kita lihat perkembangannya. Yang jelas selama ini kita sudah dapat hiburan baru selain daripada reality show yang telah ada.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Bagi saya sebenarnya kasus Century ini tak serumit Bulog-gate atau Brunai-gate. Sebab, ketika Bank Century dinyatakan sebagai bank gagal alias bangkrut (entah apa penyebabnya, apa itu dananya dirampok pemilik banknya atau apapun itu) maka seharusnya pemerintah melakukan investigasi kemudian menyita aset Century dan lalu melelangnya kemudian hasilnya untuk <em>mbayari</em> uang nasabah yang dirugikan tersebut. Masalah selesai. Nggak perlu bailout, nggak usah ada pansus segala. Karena ini kasus kriminal. Ini logika saya.<br />
Akan tetapi logika penguasa jelas beda dengan saya. Mengapa? Karena saya bukan penguasa dan tidak punya kepentingan.</p></blockquote>
<p style="text-align: right;"><em>Gambar dipinjam dari <a href="http://www.inilah.com/data/berita/foto/235811.jpg">sini</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/reality-show-pansus-century.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>365 ScreenShots</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/365-screenshots.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/365-screenshots.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 07:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fren]]></category>
		<category><![CDATA[Warna-Warni]]></category>
		<category><![CDATA[365screenshots]]></category>
		<category><![CDATA[Bala Tidar]]></category>
		<category><![CDATA[Begawan Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Bengawan]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Oglek]]></category>
		<category><![CDATA[Pendekar Tidar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaumbiasa.com/?p=1317</guid>
		<description><![CDATA[Pada agenda Rembug Bala Tidar yang dihelat di kawasan Sawitan Mungkid Magelang pada 27-28 Februari 2010, dimana agenda ini merupakan sebuah agenda rembugan atau diskusi atau bahasa kerenya adalah Focus Group Discussion (FGD) guna mempererat tali silaturahim diantara Bala Tidar (nama keren anggota Komunitas Pendekar Tidar) serta dalam rangka membahas beberapa agenda yang akan dilaksanakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada agenda <strong><a href="http://www.pendekartidar.org/rembug-bala-tidar.php" target="_blank">Rembug Bala Tidar</a></strong> yang dihelat di kawasan Sawitan Mungkid Magelang pada 27-28 Februari 2010, dimana agenda ini merupakan sebuah agenda <em>rembugan</em> atau diskusi atau bahasa kerenya adalah <em>Focus Group Discussion (FGD)</em> guna mempererat tali silaturahim diantara Bala Tidar (<em>nama keren anggota <a href="http://kaumbiasa.com/pendekar-tidar.php" target="_blank">Komunitas Pendekar Tidar</a></em>) serta dalam rangka membahas beberapa agenda yang akan dilaksanakan kedepan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="size-thumbnail wp-image-320 alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 3px 7px;" title="365screensohts" src="https://sites.google.com/site/tjiwirsite/_/rsrc/1267340948553/365/365Screenshot.png/" alt="" width="277" height="146" />Dihadiri oleh 27 Bala Tidar, agenda ini awalnya akan menampilkan seorang Sesepuh Blogger dari tlatah <em>Surakarta Hadiningrat</em>, yang <em>ajejuluk</em> <a href="http://blontankpoer.com" target="_blank">BlontankPoer</a>, namun karena beliaunya sedang tidak enak badan ditambah dengan akan dihelatnya agenda <a href="done"><span style="color: #003366;"><span style="text-decoration: underline;">Kopdar Akbar Bengawan dan Lounching Buku &#8220;Cruise on You&#8221; karya Margareta Astaman, pada 28 Februari 2010 9:00 (pagi), di Musro, The Sunan Hotel Solo</span></span></a>, membuat alibi sesepuh Bengawan itu semakin kuat untuk tidak hadir ke <em>Bhumi Tidar</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan <em>lek-lekan sewingi kurang sithik</em> itu, saya berkesempatan bertemu dengan salah seorang kawan yang sudah kondang malang melintang di dunia persilatan blogger, kondang dengan nama <a href="http://masoglek.wordpress.com" target="_blank"><strong>Mas Oglek</strong></a>. Saat ini beliau sedang punya <strong>proyek besar</strong>, yang beliau sebut dengan <a href="http://kaumbiasa.com/365-screenshot.php" target="_blank"><strong>365 ScreenShots</strong></a>. Apakah itu?</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://365screenshots.wordpress.com/" target="_blank">Mas Oglek</a></strong> menuturkan, hal tersebut merupakan sebuah targetan beliau dalam <em>ngeblog</em> akan melakukan posting sebanyak 365 postingan yang berupa screenshots dari halaman aplikasi desktop. Alasannya adalah karena nggak punya kamera untuk <em>ngambil</em> foto maka cukup <em>screenshots</em> saja.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Aplikasi yang di-<em>screenshots</em> bukan <em>cuman</em> website <em>atawa</em> blog namun segala aplikasi yang ada di PC-nya, seperti Photoshop, dan bahkan <span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #003366;"><strong>Software Billing Warnet</strong></span></span> tempat kerjanya tak luput dari <em>capture</em>-nya. Untuk weblog, diantaranya adalah blog milik <a href="http://marsudiyanto.info" target="_blank"><strong>Begawan Blogger</strong></a> dan ada <span style="color: #003366;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bloggombal</strong></span></span>-nya Paman Tyo. Sementara untuk website jejaring sosial, ditangkap diantaranya adalah <span style="color: #003366;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Fakebook</strong></span></span> dan <a href="http://plurk.com/ciwir/invite" target="_blank"><strong>Plurk</strong></a> serta <span style="color: #003366;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Facebook</strong></span></span> plus <span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #003366;"><strong>Twitter</strong></span></span> yang sedang <em>ngetren</em> saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang menarik adalah Mas Oglek tak sekedar <em>capture</em> alias tangkap <em>dowang</em>, beliau memberikan sedikit review mengenai hasil tangkapannya tersebut. Inilah proyek besar Mas Oglek tahun ini. 365 <em>screenshots</em> itu artinya 365<em> posting</em> maka sama dengan <em>one day one post</em>. Sampai saya menulis ini, sudah ada 32 shots yang dipampang, itu artinya proyek ini sudah (baru) berjalan 32 hari, masih lama menuju 365 &#8230;</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://365screenshots.wordpress.com/" target="_blank">&gt;&gt;&gt; Inilah Proyek Besar Mas Oglek Tersebut&lt;&lt;&lt;</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/365-screenshots.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
