Jual Uang Baru
Kategori Warna-WarniAdalah agenda tahunan yang selalu ada disetiap menjelang hari raya Idul Fitri alias Lebaran, adalah banyak bertebaran para penjaja jasa penukaran uang. Hampir disemua kota ada yang beginian ini.
Tak terkecuali di Kota Solo. Disepannjang jalan Slamet Riyadi mulai dari kawasan Sriwedari hingga Gladak serta di Jalan Sudirman dari depan Kantor Pos hingga depan Balai Kota dan juga disepanjang Jalan Adi Sucipto dari kawasan Manahan hingga Jajar banyak yang menggelar “dagangan uang baru”.
Saya heran, sebagaimana keheranan Blogger Nasional mengenai hal ini, bahwa uang kok dijual. Sebenarnya fenomena penjualan uang sendiri ada sejak yang namanya valas (valuta asing) diperdagangkan di bursa efek. Dan fenomena perdagangan uang ternyata sudah menular ke jalanan. Bukan hanya mereka-mereka yang sugih-sugih saja yang bisa memperjual-belikan uang, namun mereka yang tidak sugih juga meniru melakukannya.
Uang sebagai alat pembayaran kok dijual, lha terus yang dipakai membeli ya uang juga. Bingung saya dengan ini semua karena memang saya bukan ahli ekonomi maka saya wajar mbingungi seperti ini. Dan wajar juga jika saya mempertanyakannya. Bagi kaum biasa dan awam seperti saya lebih familier dengan penukaran uang. Itu lebih masuk akal dan mudah dimengerti. Serta lebih pas, meskipun dalam tukar menukar uang tersebut sang penjaja jasa mengambil keuntungan adalah wajar sebagai opah (ongkos) jasa mereka menyediakan uang baru tersebut.







luxsman´s last blog ..SmokeTip.com – Electronic Cigarette
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
September 8th, 2009 at 04:36
ciwir´s last blog ..Selamat Atas Wisudanya Haris
[Reply]
sawali tuhusetya´s last blog ..Web Sekolah dan Upaya Pencitraan Publik
[Reply]
[Reply]
yuud´s last blog ..Temaram Malam
[Reply]
[Reply]
[Reply]
Biar orang tertarik untuk membeli alias menukarkan uangnya.
[Reply]
azaxs´s last blog ..The New World Order
[Reply]
hehehehe
setau rIe se uang g’ di jual
klo mo nuker di beng aj…
he_3
[Reply]
nahdhi´s last blog ..Geologi Struktur (020909)
[Reply]
[Reply]
[Reply]
Kalau di Jakarta, uang baru bisa langsung ditukar via bank. Kecuali didaerah Terminal Blog M. Bukan uang baru yg dipertukarkan, tapi uang ribuan yg dikhususkan utk para kondektur bus kota…
selamat berpuasa pak yayi
Mengembalikan jati diri bangsa´s last blog ..Membangun Dinding Bukan Jembatan
[Reply]
ikhsan´s last blog ..THR Awards
[Reply]
Mahendra´s last blog ..Tolong Beri Judul…..
[Reply]
JAUHDIMATA´s last blog ..Peta Mudik 2009 (Pulau Jawa)
[Reply]
[Reply]
alamendah´s last blog ..Baru, UU Lingkungan Hidup
[Reply]
[Reply]
[Reply]
tulisan Rian terbaru adalah : Miniature Drum
[Reply]
tulisan mas ahmad terbaru adalah : Kaos GusDur-ian
[Reply]
[...] dibayar demi melancarkan arus lalu lintas yang makin semarwut. Banyak pula bertebaran para penjual uang baru saat Lebaran [...]
Post a Comment