Pada waktu saya berkunjung ke rumah mertua di Bojonegoro Jawa Timur, iseng-iseng saya berjalan-jalan ke stadion Bojonegoro. Perlu diingat bahwa di Bojonegoro hanya ada satu stadion. Stadion yang konon jadi kebanggaannya wong Bojonegoro dan sekaligus jadi markasnya PERSIBO (-tim sepakbola kesayangan cah Bojonegoro) itu terletak agak “ketepian” kota Kabupaten Bojonegoro. Dalam benak saya, ketika sampai di kawasan tersebut saya akan menemui banyak orang berkumpul, entah pada nongkrong atau sedang berolah raga. Layaknya di kawasan stadion-stadion kota-kota, seperti Solo, Jakarta maupun Yogyakarta. Dan tentu, akan banyak orang berjualan di sana. Namun ternyata bayangan itu sirna semua, ketika saya sampai di kawasan Stadion yang dinamai dengan Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro tersebut. Sebab, yang saya temui adalah seperti yang berikut ini : Tak ada kumpulan orang berolah raga layaknya di Senayan, atau jejeran warung makan seperti di Stadion Mahanan Solo. Hanya sapi