Kurikulum pembelajaran dalam perguruan tinggi dimanapun, saat ini menggunakan yang namanya SKS (Sistem Kredit Semester). Salah satu tujuannya adalah seseorang yang berkuliah disana dapat lulus dengan cepat dan segera dapat bekerja. Adalah memang wajar dan tidak dapat dipungkiri bahwa semakin cepat lulus adalah semakin baik, selain menghemat biaya pendidikan yang saat ini mulai melangit, juga usia adalah salah satu pra syarat seseorang mendaftar menjadi tenaga kerja (karyawan).
Namun, menurut saya bahwa tingkat kualitas SDM yang dihasilkan bukanlah sebatas pada sebuah nilai yang didapatkan dibangku kuliah serta cepat tidaknya seseorang lulus dan meraih gelar kesarjanaan. Akan tetapi lebih pada bagaimana seseorang menjadi mampu dalam persaingan mendapatkan pekerjaan dan penghasilan.
Itulah mengapa, perguruan tinggi sebagai entitas pendidikan harus mampu menjembati dan menciptakan seorang SDM yang siap pakai dan siap saing. Jalannya adalah melalui kurikulum yang disusun dan implementasikan dalam proses belajar mengajar di perguruan tinggi tersebut. Artinya, perguruan tinggi harus mampu dan mau membuat kurikulumnya sesuai dengan keinginan dunia yang semakin bersaing.
Dalam pandangan saya, sebuah perguruan tinggi setidaknya harus melakukan dua hal dalam kurikulumnya untuk membuat lulusannya lebih berkualitas dan siap bersaing : Pertama, pembelajaran (pemberian) secara teori diperlukan sebagai sebuah dasar dalam menghadapi sebuah problema, dan pembelajaran melalui praktek lapangan adalah sebuah cara dalam menyelesaikan problema tersebut. Maka dari itu, keduanya harus disampaikan secara seimbang dan berkesinambungan. Tidak terputus satu dengan yang lain. Sehingga seseorang mahasiswa akan memiliki bekal yang cukup secara teori dan siap menghadapi dan menyelesaikan permasalahan lapangan yang terkadang berbeda dengan teori yang ada.
Pengalaman menyelesaikan sebuah kasus dalam praktek lapang adalah sebuah pembelajaran yang lebih mengena daripada secara teoritis. Bahwasanya ketika seseorang lulus dan bekerja yang dihadapi adalah lebih banyak praktek daripada teorinya. Pengalaman saya dalam bekerja dibeberapa tempat kerja yang berbeda adalah bahwa teori mendukung kinerja saya hanya 30%, sedangkan pengalaman melakukan praktikum selama kuliah ternyata lebih banyak membantu menyelesaikan masalah dan memberikan inspirasi dalam merancang pekerjaan. Dengan bekal pengalaman, bahwa saya “wis tau ngelakoni” membuat hati lebih mantab dalam berinovasi guna menyelesaikan pekerjaan.
Kedua, bahwa kesiapan bersaing seseorang selain dipengaruhi oleh khasanah keilmuan dan keterampilan juga dipengaruhi oleh sebuah kepribadian. Terkadang seseorang yang cerdas dan terampil namun tidak dapat diterima oleh dunia kerja karena kurang kepribadiannya. Itulah menjadi tugas sebuah perguruan tinggi untuk membimbing mahasiswanya memiliki kepribadian yang tangguh, baik dan bermartabat. Sebab, ketika dimanapun para lulusan ini berkiprah selalu akan membawa nama baik almamater. Cerdas, terampil namun tidak berakhlaqul karimah ya akhirnya hanya membodohi orang lain saja
Dua hal itulah yang menurut saya setidaknya yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi jika dan hanya jika ingin lulusannya memiliki kemampuan lebih dan siap bersaing dalam dunia kerja. Sekali lagi ini hanyalah analisis saya seorang kaumbiasa, yang bukan seorang pakar ekonomi ataupun pakar politik apalagi pakar telematika











Saya ambil contoh. Di media-media sudah pernah disiarkan wawancara dengan beberapa demonstran yang ikut ber-demo karena dibayar uang sebesar 30 ribu rupiah. Jadi kalau kita bertanya “Apa yang kamu perjuangkan dengan demo ini??” Secara logika jawabannya adalah “Uang 30 ribu rupiah”… Betapa uang telah membutakan kita semua.
Mari kita lihat ekstreem-nya. Jika pada pilkada seseorang terpilih karena dia memiliki uang yang banyak hingga bisa membentuk jaringan dan memerintahkan jaringan itu untuk membagi-bagikan uang, dengan syarat harus memilih “dia”. Tidakah negara ini telah menjadi Republik Uang?
tulisan gajah_pesing terbaru adalah : Posterous Pokok’e
[Reply]
ciwir Reply:
February 1st, 2010 at 14:20
betul tidak salah
ijazah telah menjadi tolok ukur kualitas itu, padahal orang ber-ijazah dengan yang tidak ya terkadang tidak jauh beda.
tulisan ciwir terbaru adalah : Perguruan Tinggi : Antara Kurikulum & Kualitas Lulusan
[Reply]
tulisan ahmad terbaru adalah : Sub Terminal Agribisnis Magelang
[Reply]
ciwir Reply:
February 1st, 2010 at 15:01
[Reply]
tulisan Qie terbaru adalah : Mencoba Keberutungan
[Reply]
mulai dari TK sampai perguruan tinggi semua masih saja dirasa kurang dalam menerapkan kurikulumnya,
semua seolah masih saja dalam tahap mencari bentuk dan format yang pas untuk kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pencari kerja.
banyak orang sukses yang tidak sekolah, meskipun diantara seribu hanya seorang saja.
menurut saya, kita sekolah adalah dalam rangka bersosialisasi dan mencari teman serta nyari koneksi.
tulisan ifah terbaru adalah : Kerusakan Lingkungan karena Tambang
[Reply]
*artinya*
sip setuju bgd maz….
tulisan ariebae terbaru adalah : Game’s is Fun 
tapi ngomong** tu photo, photo siapa y..
[Reply]
ciwir Reply:
February 1st, 2010 at 16:37
itu artinya dalam bahasa indonesia
tulisan ciwir terbaru adalah : Perguruan Tinggi : Antara Kurikulum & Kualitas Lulusan
[Reply]
semoga aku besok habis kuliah bisa langsung kerja ;)
tulisan maya terbaru adalah : Cara Memperindah Payudara yang Sehat
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
February 2nd, 2010 at 15:14
namun PT itu khan dididirikan dalam rangka pengembangan individu mas.
jadi bagaimana PT harus dapat semaksimal mungkin untuk mengolah dan mengembangkan indovidu2 yang menempuh pendidikan disana mas.
tulisan ciwir terbaru adalah : Perguruan Tinggi : Antara Kurikulum & Kualitas Lulusan
[Reply]
tulisan nahdhi terbaru adalah : Bandwidth Menjelang Akhir Bulan
[Reply]
kalau ndak dapat lowongan pekerjaan yang sesuai ijasahnya ya mbikin sendiri kerjaan yang sesuai ijasahnya
soalnya : “di kampus wis atau ngeloni..eh, ngelakoni”
tulisan Pradna Jogloabang terbaru adalah : Belajar Python 01: Pendahuluan
[Reply]
[Reply]
[Reply]
semoga saja setelah lulus nanti saya mampu bersaing dan menunjukkan eksistensi saya, yang berkualitas tentu saja. mengingat betapa lamanya saya menjalani kehidupan kampus yang luar biasa ini. amin…
[Reply]
tulisan richo terbaru adalah : Bonus dari Kacang Mete
[Reply]
tulisan indahonly terbaru adalah : Welcome, Axis!
[Reply]
gadgetboi Reply:
February 4th, 2010 at 06:49
tulisan gadgetboi terbaru adalah : Ubuntu menendang google, mengandeng yahoo
[Reply]
tulisan sawali tuhusetya terbaru adalah : Blogwalking: Jalan Menuju Sehat
[Reply]
gadgetboi Reply:
February 4th, 2010 at 07:42
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
February 2nd, 2010 at 16:43
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
February 3rd, 2010 at 10:37
terima kasih
tulisan ciwir terbaru adalah : Perguruan Tinggi : Antara Kurikulum & Kualitas Lulusan
[Reply]
tulisan Sriyono dari Semarang terbaru adalah : Comment on Menyusuri Jalan Jalan by freesmsc
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
March 8th, 2010 at 18:05
[Reply]
[Reply]
okelah kalau lembaga pendidikan sebagai control dari lingkungan yang berkembang, namun kalau lembaga control itu sendiri terseret dalam lingkaran industrialisasi yang saat ini sedang gencar-gencarnya, apa yang akan terjadi?
reproduksi buruh dalam jumlah besar..
dan kita tetap akan jadi pelayan yang baik bagi investasi..
konsep link and match dalam pendidikan masih sangat dominan dalam dunia pendidikan kita..
beberapa STM di solo jadi calon buruh rakit laptop..
[Reply]
tulisan Mamah Aline terbaru adalah : Tolong, tinggallah sebentar lagi mom…
[Reply]
tulisan suryaden terbaru adalah : Menghidupkan wisata lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo
[Reply]
tulisan gadgetboi terbaru adalah : Ubuntu menendang google, mengandeng yahoo
[Reply]
tulisan gadgetboi terbaru adalah : Ubuntu menendang google, mengandeng yahoo
[Reply]
[Reply]
[Reply]
Iya, dunia kerja itu isinya praktek semua, dan kebanyakan tidak di ajarkan di kuliah. entah mengapa, aku merasa hanya dipersiapkan untuk memperoleh ilmu secara teks book aja. Bukan mengenai bagaimana dunia kerja itu.
Merasakan sendiri perbedaannya, ketika kerja dan ketika kuliah. huhuhu…. ini membuat ku cukup meragu untuk mau lulus cepat
tulisan riuusa terbaru adalah : L’Arc~en~Ciel
[Reply]
berarti sama2 korban eksplotasi doong?
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
February 9th, 2010 at 09:57
[Reply]
[Reply]
tulisan Festival Museum Nusantara terbaru adalah : Main Catur Malas Optimasi Artikel Astaga.Com
[Reply]
tulisan yudishtira terbaru adalah : Salah Satu Tips Memilih Perguruan Tinggi Idaman
[Reply]
kalo gurunya kayak gini gumana output murid2nya?
[Reply]
[Reply]
[Reply]
Post a Comment