Home » Fren, Kabar

Pisowanan Agung Bhumi Tidar

11 July 2009 564 views 33 Comments

Dalam rangka memenuhi niatan saya jika anak saya lahir selamat dan sehat, saya akan menyembelih seekor kambing maka pada hari Jumat Wage, 10 Juli 2009, saya melaksanakan janji tersebut. Acara syukuran tersebut sengaja saya laksanakan di bhumi Tidar, Magelang, sebagai wujud rasa syukur dan berbagi bersama teman-teman. Karena saya telah menetap di bhumi Tidar telah hampir 5 tahun ini

Acara ini dihadiri ratusan orang dari berbagai kalangan. Diantaranya teman-teman yang tergabung dalam FORLISMA (Forum Lintas Sektoral Magelang) yang merupakan jaringan kerja dari kalangan buruh, petani, pemuda, diffabel, posyandu, dll. Para aggota dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Magelang. Juga hadir dalam acara adalah teman-teman Pendekar Tidar (Komunitas Blogger Magelang) serta kawan-kawan Joglo Abang Community, serta pemuka-pemuka masyarakat Kab Magelang dan juga teman-teman dari birokrasi Pemda Kabupaten Magelang plus rekan-rekan kerja tentunya. Sedianya Ketua DPRD Kab Magelang yang akan memberikan petuah dan sekaligus memimpin doa, namun urung karena karena ada acara mendadak ke Jawa Timur.

Karena banyaknya yang hadir, maka tak heran jika acara ini dinamai dengan Pisowanan Agung Bhumi Tidar, sebab disini ditemukan berbagai kalangan yang sebelumnya belum saling ketemu dan kenal. Selain itu masing-masing gank yang hadir disini sekalian membicarakan banyak hal berkenaan dengan kepentingan masing-masing. Kawan-kawan FORLISMA sekaligus koordinasi membahas agenda-agenda advokasi APBD Kab Magelang, teman-teman Pendekar Tidar sekaligus kopdar dan membahas pelatihan ngeblog untuk guru-guru SMP dan siswa SMU. Pasukan gentayangan Joglo Abang dibawah komando Ki Demang Suryaden dan Tumenggung Senoaji sekalian merapatkan barisan.

Setelah acara doa bersama oleh para pemuka-pemuka agama Kab Magelang, acara dilanjutkan kembul bujana andrawina, mangan gule wedus sak warege sambil ngobrol-ngobrol santai. Udad-udud, ngomba-ngombe, mongan-mangan sambil tengtengcrit alias tenguk-tenguk karo crita sesuai topik dan kepentingan masing-masing. Yang jelas saya bersyukur kehadirat Kanjeng Gusti ALLAH SWT dan berterimakasih kepada kawan-kawan sudah menyempatkan hadir ke bhumi Tidar untuk memberikan pandonga pangestu untuk sang Rama. Semoga menjadi anak yang sholeh dan berbakti pada orang tua, berguna bagi agama, nusa dan bangsa ini. (worship)

33 Comments »

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

CommentLuv Enabled