Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri alias SNMTPN atau dulu kenal dengan SIPENMARU (Sistem Peneriamaan Mahasiswa Baru) dan kemudian diganti dengan UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri) adalah sebuah proses yang digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa baru pada perguruan tinggi negeri di Indonesia. Ratusan ribu anak manusia yang lulus dari SMA akan mengadu nasibnya disini. Berlomba-lomba untuk diterima di perguruan tinggi negeri yang katanya bermutu dan berkualitas serta mbayarnya murah.
Namun, sejak tahun 2000 lalu, yang namanya perguruan tinggi negeri sudah tidak lagi murah. Perlahan tapi pasti subsidi pendidikan untuk pendidikan tinggi dihilangkan. Akhirnya, perguruan tinggi ‘mencari akal’ untuk menutup biaya operasional agar ‘kualitasnya’ tetap terjaga. Biaya pendidikan menjadi membengkak. Kualitas selalu saja identik dengan harga mahal, ini bikin saya heran. Sehingga perguruan tinggi negeri sudah tidak puas lagi dengan hanya ‘mendapatkan jatah’ mahasiswa dari SNMPTN/UMPTN ini. Mereka mulai menggelar Ujian Masuk (UN) sendiri. Alasannya adalah demi membuka kesempatan kepada anak bangsa yang ingin masuk perguruan tinggi negeri tersebut namun tidak lolos lewat jalur SNMPTN ini. Dalam beberapa pengamatan saya baik melalui berita media maupun berita oral kawan-kawan bahwa ‘harga’ masuk lewat UN lebih mahal daripada lewat SNMPTN.
Inilah efek dari BHMNisasi Perguruan tinggi negeri. Perubahan menjadi BHMN adalah salah satu lepasnya tanggung jawab pemerintah terhadap hak dasar manusia yakni pendidikan. Dari tanggung jawab negara (pemerintah) menjadi tanggung jawab masyarakat. Dan hal tersebut dilegalkan melalui UU 20/2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Padahal UUD 1945 menekankan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara bukan hanya warga negara yang yang mampu. Itulah mengapa SNMPTN hanya mendapatkan jatah 10% dari total kuota yang dimiliki oleh perguruan tinggi negeri. Sisanya ada PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) dan melalui Ujian Masuk mandiri [yang paling besar porsinya].
Dalam pandangan saya, mereka yang dapat menikmati pendidikan berkualitas adalah meraka yang memiliki kuali dan tas yang memadai. Dalam bahasa Jawa kuali berarti tempat menanak nasi dan tas selalu diidentikan dengan tempat uang. Artinya, mereka yang sudah selesai urusan masalah nasi alias kenyang serta punya uang banyak merekalah yang dapat menikmati fasilitas bermutu dan berkualitas. Benarkah demikian? Betulkah demikian?











Sampe2 ada anggapan :
“kl dulu masuk PTN adalah kebanggaan, karena yg bisa masuk adalah yg bener2 cerdas (dan ada yg karna yg beruntung,jg ding). Kalo sekarang sama aja dgn PTS, yg penting kaya” kata si mbah dirumah.
mesakno
[Reply]
Pradna Reply:
July 1st, 2009 at 10:29
[Reply]
ciwir Reply:
July 3rd, 2009 at 09:25
[Reply]
[Reply]
mencerdaskan kehidupan bangsa tinggal hanya menjadi amanat dari pembukaan UUD’45 yang akan terus dikhianati…
[Reply]
Rumah sakit adalah hotel berbintang mewah di batas cakrawala langit
Maka siaplah sekedar jadi office boy, tukang pel atau nggodhok wedang!
nek ngene carane, kapan negoro iso maju?
Ndoro Seten´s last blog ..Kulo lan Pendekar Tidar
[Reply]
khairuddin syach´s last blog ..Most Wanted Keyword
[Reply]
ami´s last blog ..hari2 selanjutnya
[Reply]
senoaji´s last blog ..Sinau
[Reply]
semuanya seperti nggak wajar terjadi…
bisa juga seperti kata kang senoaji, inilah seleksi alam..
omagus´s last blog ..Alexa oh alexa
[Reply]
Juliawan´s last blog ..Tata Cara Mencontreng Pemilu Presiden 2009
[Reply]
geRrilyawan´s last blog ..CREATIVE THEME DAY #2: CAPRES DEEEH…!!!
[Reply]
suryaden´s last blog ..IM2 bundling Modem ZTE MF622 pada Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope
[Reply]
ririsnovie Reply:
July 9th, 2009 at 19:19
semoga pemerintahan yang baru akan menempatkan pendidikan pada prioritas yang tinggi,.indonesia butuh SDM cerdas dan apresiasi pemerintah terhadap kreativitas SDM itu sendiri, ben wong2 pinter indonesia podo kerjo nang LN…
ririsnovie´s last blog ..Hello world!
[Reply]
Istilah sing mbingungke…
Kenopo ora SDSMPSTM sisan???
marsudiyanto´s last blog ..?
[Reply]
padahal yang ada di sana pada tertawa lepas semuanya. hahahahaha.
Dum´s last blog ..Tertawa Lepas
[Reply]
arifudin´s last blog ..Narsis part II
[Reply]
bwuhahahaha
[Reply]
*tidur lagi ahh*
[Reply]
[Reply]
ajengkol´s last blog ..Penyakit Dispepsia Jangan Anggap Remeh
[Reply]
duh..ngelus dodo aku
galuharya´s last blog ..Setting Hotspot Mikrotik
[Reply]
Andy MSE´s last blog ..Solo Batik Carnival II
[Reply]
[Reply]
numpang baca y…
ariebae´s last blog ..TERJEMAHAN DAN RINGKASAN
[Reply]
[Reply]
tp tidak boleh berhenti berharap, terlalu menyalahkan pemerintah juga bukan tindakan yang bijak,.mari kita improve diri masing2…karena sukses suatu bangsa adalah akumulasi sukses individu…
ririsnovie´s last blog ..Kebanjiran
[Reply]
*mempertahankan posisi top komentator*
Andy MSE´s last blog ..Mari Membeli Masa Depan
[Reply]
[Reply]
Post a Comment