Pada tahun 2004 silam, Presiden Megawati Soekarnoputri meresmikan Taman Nasional Gunung Merapi sekaligus mencanangkan Jalur Wisata SSB (Solo-Selo-Borobudur). Mengapa disebut demikian, karena jalur ini menghubungkan Kota Solo dengan candi Borobudur (di Magelang) dengan melalui Selo. Selo adalah salah satu kecamatan di Kab. Boyolali yang berada diantara (tengah-tengah) lereng Merapi dan Merbabu, serta berbatasan langsung dengan Kec. Sawangan Kab. Magelang, tempat Ketep Pass berada.
Dengan melalui jalur tersebut kita dapat menikmati keindahan pemandangan alam gunung Merapi dan Merbabu yang sudah kondang kawentar sak nuswantoro itu.



Namun sayangnya ada tangan-tangan jahil nan tak bertanggungjawab yang membuat sesuatu tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Padahal itu merupakan hal penting dan jika tidak berfungsi maksimal akan menimbulkan hal yang fatal.
Ini adalah vandalisme pada kaca cermin yang ada di tikungan tajam dan menanjak di daerah yang biasa disebut dengan “Irung Petruk”. Disebut demikian karena jalanan menanjak curam dan panjang serta menikung putar balik (180 derajat), seperti irung petruk.
Unknown pada
Unknown
tingkah polah yang aneh… Tidakkah menyakitkan merusak fasilitas umum yang memberi kemudahaan pada kita, sekaligus memberi akses buat refreshing…
semoga setelah liat yang indah2 jiwanya jadi sadar, ga ngerusak lagi…
Unknown pada
Unknown
wah….ngone nak tenan…trus kulinernya opo kang?…salam terbaik…
Firefox 3.5.7 pada
Windows XP
ciwir Reply:
January 8th, 2010 at 16:20
.-= tulisan ciwir terbaru adalah : Kertas dan Penebangan Hutan =-.
Firefox 3.6.3 pada
Windows XP
kok layout e kacau
.-= tulisan annosmile terbaru adalah : Survei Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran =-.
ciwir Reply:
April 8th, 2010 at 15:28
kuwi import seko blogku neng WP com biyen.
males nata menah mas
Maaf, Komentar ditutup!!.
17:45