<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kaum biasa &#187; Burahol</title>
	<atom:link href="http://kaumbiasa.com/tag/burahol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kaumbiasa.com</link>
	<description>tansah migunani marang wong liya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 08:00:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>kepel : parfum alami anti kanker</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/kepel.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/kepel.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 18:11:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Burahol]]></category>
		<category><![CDATA[Kepel]]></category>
		<category><![CDATA[Kraton Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Kraton Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Buah Kepel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santrisolo.wordpress.com/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[<p>Jika sampeyan-sampeyan berkunjung ke Kota Magelang dari arah Jogja dan ketika sampai di daerah bangjo Armada Mertoyudan (perbatasaan antara Kota Magelang dan Kabupaten Magelang) tengoklah sebelah kiri sampeyan tepatnya pada sebuah lahan berbentuk segitiga maka sampeyan akan melihat banyak pohon yang buahnya tidak menempel di dahan layaknya pohon-pohon lainnya. Namun buahnya menempel pada batangnya. Subhanallah.
Wong Jawa menamainya dengan Kepel (karena besar buahnya sebesar kepalan tangan) dalam bahasa Indonesia disebut dengan Burahol, diambil dari Stelechocarpus burahol (nama ilmiahnya). Konon ini adalah buah kesukaan kerabat keraton (Jogja dan Solo) karena menyebabkan keringat dan air kencing berbau tidak menyengat alias berbau harum. Makanya tidak mengherankan jika di Kraton (Solo dan Jogja) banyak tumbuh pohon ini.




Divisi
:
Spermatophyta


Filum (Sub Divisi)
:
Magnoliophyta (nama baru dari Angiospermae) &#8211; Tumbuhan berbiji terbuka


Kelas
:
Magnoliopsida (nama baru</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika sampeyan-sampeyan berkunjung ke Kota Magelang dari arah Jogja dan ketika sampai di daerah bangjo Armada Mertoyudan (perbatasaan antara Kota Magelang dan Kabupaten Magelang) tengoklah sebelah kiri sampeyan tepatnya pada sebuah lahan berbentuk segitiga maka sampeyan akan melihat banyak pohon yang buahnya tidak menempel di dahan layaknya pohon-pohon lainnya. Namun buahnya menempel pada batangnya. Subhanallah.
Wong Jawa menamainya dengan Kepel (karena besar buahnya sebesar kepalan tangan) dalam bahasa Indonesia disebut dengan Burahol, diambil dari Stelechocarpus burahol (nama ilmiahnya). Konon ini adalah buah kesukaan kerabat keraton (Jogja dan Solo) karena menyebabkan keringat dan air kencing berbau tidak menyengat alias berbau harum. Makanya tidak mengherankan jika di Kraton (Solo dan Jogja) banyak tumbuh pohon ini.




Divisi
:
Spermatophyta


Filum (Sub Divisi)
:
Magnoliophyta (nama baru dari Angiospermae) &#8211; Tumbuhan berbiji terbuka


Kelas
:
Magnoliopsida (nama baru</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/kepel.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

