4 Jan 2010

Pada tahun 2009 lalu, dua kali saya mengunjungi Kawasan Dataran Tinggi Dieng. Pertama di bulan Februari 2009 dalam rangka refresing bersama kawan-kawan kantor, dan yang kedua pada bulan Juli 2009 dalam rangka mengikuti agenda Wisata Blogger 2009 yang diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Wonosobo guna memeriahkan Hari Jadi Wonosobo dan Launching Komunitas Blogger Wonosobo. Dari dua kali kunjungan saya tersebut selain menyisakan kenangan yang menyenangkan akan keindahan alam bhumi Dieng serta keajaiban-keajaiban peninggalan sejarah bangsa ini, ada hal yang cukup menggelitik pikiran saya dan memang seharusnya menjadi catatan bersama. Ternyata Dieng telah mengalami kerusakan lingkungan yang kompleks, yakni mulai dari tanah longsor (erosi), ancaman kekurangan air bersih dan kekeringan pada suatu saat, kerusakan tanah karena menipisnya unsur hara serta permasalahan sampah. Pertama, bahwa Dieng adalah dataran tinggi (ketinggiannya adalah 2.093 M, dan merupakan dataran paling tinggi

29 Jul 2009

Sejatine agenda Wisata Blogger 2009 di Wonosobo, 24-25 Juli 2009 kemarin adalah dalam rangka peluncuran alias pengesahan bin lounching komunitas Blogger Wonosobo yang diberi nama Serayu. Jadi setelah sore harinya berkunjung ke kawasan sentra batik di Talunombo kec. Sapuran yang demikian menderita itu, pada malam harinya di pendopo Kabupaten Wonosobo, para blogger ini dijamu oleh Bapak Bupati Wonosobo sekaligus meresmikan blogger Serayu. Di pendopo Kabupaten Wonosobo ini, selain beramah tamah dengan Bupati berserta stafnya juga diramaikan dengan kembul bujana andrawina, foto bersama dan joget bareng, bahkan Bapak Bupati juga didaulat untuk menyanyikan beberapa lagu, serta penyerahan kenang-kenangan dari komunitas blogger luar kota, diantaranya Blogger Warok, Pendekar Tidar, Joglo Abang Community dan Bengawan. Hanya teman-teman dari komunitas Cah Andong saja yang tidak memberikan kenang-kenangan apapun Lewat tulisan ini, saya mengucapkan selamat kepada kawan-kawan

22 Jan 2009

Judul : Misteri-Misteri Terbesar Indonesia
Penulis : Haris Firdaus
Ukuran : 14,5 x 20,5 cm HVS 70 gr
Tebal : 164 halaman
Harga: Rp. 28.800
Penerbit : Buku Katta, Solo

Ini adalah buku yang disusun oleh Haris Firdaus, seorang mahasiswa FISIP UNS Surakarta, yang juga seorang blogger Solo dan salah seorang adikku yang nomor empat. Alumni …

MixBloo designed by Bad Credit Loan Center In conjunction with Free Games , Geboortekaartjes , Printer Reviews.