Hidup adalah memilih. Memilih sesuai dengan hati nurani. Memilih atau tidak memilih adalah pilihan. Demikian pula ketika “resepsi” Pemilu dilangsungkan. Memilih atau tidak memilih adalah pilihan hati nurani setiap orang. Seseorang menentukan pilihan itu selalu punya alasan masing-masing. Yang memilih punya alasan, yang tidak memilih juga punya argumen. Termasuk saya, tidak memilih adalah pilihan karena takut ikut berdosa jika ternyata yang saya pilih berbuat nggak bener. Lalu bagaimana dengan Anda? Apa alasan Anda dalam menentukan pilihan Anda?