<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kaum biasa &#187; Hari Guru Nasional 2009</title>
	<atom:link href="http://kaumbiasa.com/tag/hari-guru-nasional-2009/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kaumbiasa.com</link>
	<description>tansah migunani marang wong liya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 08:00:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Digugu lan Ditiru atau Wagu tur Saru?</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/guru-itu-digugu-lan-ditiru.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/guru-itu-digugu-lan-ditiru.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 07:10:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru Nasional 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PGRI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaumbiasa.com/?p=1017</guid>
		<description><![CDATA[<p>Menjadi seorang guru itu abot sanggane alias berat tangungjawabnya. Guru dalam bahasa Jawa sering maknai dengan digugu lan ditiru (sebagai contoh dan sebagai panutan). Artinya bahwa guru adalah contoh atau teladan bagi siswa dan lingkungannya. Apa yang dikatakan guru akan digugu alias diikuti oleh siswa-siswanya. Dan apa yang dilakukan oleh guru akan menjadi contoh yang diikuti siswa-siswanya pula. Maka adalah sebuah keharusan jika guru harus sedapat mungkin memberikan contoh dan teladan yang baik dalam tutur kata, perbuatan serta perilaku kesehariaan.
&#8220;guru kencing berdiri, maka murid kencing berlari&#8221;, lha terus wali murid dan kepala sekolah bagaimana? apakah anyang-anyangen  
Pendidikan Indonesia memang tidak akan pernah lepas dari peran guru, disamping keberadaan kurikulum yang menopang dan menyokong mutu pendidikan. Keduanya harus saling mendukung dan tidak bisa terlepas satu dengan yang lain. Kurikulum yang bagus dan keren tanpa didukung guru yang mumpuni dan</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi seorang guru itu abot sanggane alias berat tangungjawabnya. Guru dalam bahasa Jawa sering maknai dengan digugu lan ditiru (sebagai contoh dan sebagai panutan). Artinya bahwa guru adalah contoh atau teladan bagi siswa dan lingkungannya. Apa yang dikatakan guru akan digugu alias diikuti oleh siswa-siswanya. Dan apa yang dilakukan oleh guru akan menjadi contoh yang diikuti siswa-siswanya pula. Maka adalah sebuah keharusan jika guru harus sedapat mungkin memberikan contoh dan teladan yang baik dalam tutur kata, perbuatan serta perilaku kesehariaan.
&#8220;guru kencing berdiri, maka murid kencing berlari&#8221;, lha terus wali murid dan kepala sekolah bagaimana? apakah anyang-anyangen  
Pendidikan Indonesia memang tidak akan pernah lepas dari peran guru, disamping keberadaan kurikulum yang menopang dan menyokong mutu pendidikan. Keduanya harus saling mendukung dan tidak bisa terlepas satu dengan yang lain. Kurikulum yang bagus dan keren tanpa didukung guru yang mumpuni dan</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/guru-itu-digugu-lan-ditiru.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

