<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kaum biasa &#187; Kodam Diponegoro</title>
	<atom:link href="http://kaumbiasa.com/tag/kodam-diponegoro/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kaumbiasa.com</link>
	<description>tansah migunani marang wong liya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 08:00:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Pagoda Avalokitesvara</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/pagoda-avalokitesvara.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/pagoda-avalokitesvara.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 07:22:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kodam Diponegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Pagoda]]></category>
		<category><![CDATA[Pagoda Avalokitesvara Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Vihara Buddhagaya Watugong]]></category>
		<category><![CDATA[Watugong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaumbiasa.com/?p=997</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bekerja sambil bertamasya adalah menu wajib saya. Ditugaskan oleh jajaran Dewan Jenderal untuk ke Semarang guna menangani dan menyelesaikan pekerjaan yang harus diselesaikan dalam tempo sesingkat-singkatnya, menjadikan saya pada 14 Nopember lalu harus budhal ke Semarang pagi-pagi bersama sepasukan dari Divisi Pengembangan Ekonomi Kerakyatan di bawah komando Mas Muhibin.
Begitu urusan di daerah Krapyak Semarang selesai maka kami langsung tancap gas menuju Magelang kembali guna melaporkan segala hasil usaha yang kami laksanakan. Namun, tak lupa mampir dulu disebuah kawasan wisata religi di daerah Ungaran, yakni Pagoda Avalokitesvara.
Pagoda Avalokitesvara adalah sebuah pagoda yang diresmikan pada 2006 lalu dan dinyatakan dalam catatan MURI sebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Pagoda ini dibangun dalam kompleks Vihara Buddhagaya Watugong Ungaran (depan Makodam Diponegoro), memiliki tinggi bangunan setinggi 45 meter dengan 7 tingkat, yang bermakna bahwa seorang pertapa akan mencapai</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bekerja sambil bertamasya adalah menu wajib saya. Ditugaskan oleh jajaran Dewan Jenderal untuk ke Semarang guna menangani dan menyelesaikan pekerjaan yang harus diselesaikan dalam tempo sesingkat-singkatnya, menjadikan saya pada 14 Nopember lalu harus budhal ke Semarang pagi-pagi bersama sepasukan dari Divisi Pengembangan Ekonomi Kerakyatan di bawah komando Mas Muhibin.
Begitu urusan di daerah Krapyak Semarang selesai maka kami langsung tancap gas menuju Magelang kembali guna melaporkan segala hasil usaha yang kami laksanakan. Namun, tak lupa mampir dulu disebuah kawasan wisata religi di daerah Ungaran, yakni Pagoda Avalokitesvara.
Pagoda Avalokitesvara adalah sebuah pagoda yang diresmikan pada 2006 lalu dan dinyatakan dalam catatan MURI sebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Pagoda ini dibangun dalam kompleks Vihara Buddhagaya Watugong Ungaran (depan Makodam Diponegoro), memiliki tinggi bangunan setinggi 45 meter dengan 7 tingkat, yang bermakna bahwa seorang pertapa akan mencapai</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/pagoda-avalokitesvara.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

