<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kaum biasa &#187; rumah mimpi</title>
	<atom:link href="http://kaumbiasa.com/tag/rumah-mimpi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kaumbiasa.com</link>
	<description>tansah migunani marang wong liya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 08:00:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Misteri-misteri Terbesar Indonesia jilid 2</title>
		<link>http://kaumbiasa.com/misteri-misteri-terbesar-indonesia-jilid-2.php</link>
		<comments>http://kaumbiasa.com/misteri-misteri-terbesar-indonesia-jilid-2.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 02:54:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciwir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[burung garuda]]></category>
		<category><![CDATA[Coelacanth]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Kawi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahapatih Gadjah Mada]]></category>
		<category><![CDATA[Majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[Misteri Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[rumah mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah lambang negara indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaumbiasa.com/?p=979</guid>
		<description><![CDATA[<p>Setelah sukses dengan bagian pertamanya, maka Haris Firdaus kembali mengeluarkan bukunya tentang Misteri-misteri Terbesar Indonesia jilid 2. Seperti halnya bukunya yang terdahulu, buku non fiksi setebal 192 halaman ini merupakan hasil dari upaya kompilasi fakta sejarah dan legenda yang banyak menghiasi khasanah pengetahuan bangsa Indonesia.

Spesifikasi Buku
Judul	 : Misteri-misteri Terbesar Indonesia 2
Tebal	 : 192 halaman
Penulis	 : Haris Firdaus
Penerbit   : Buku Katta Solo
Harga	 : 33.300 IDR
Pemesanan dapat langsung klik disini
Buku ini sangat menarik untuk dibaca karena memadukan fakta sejarah dan bumbu legenda. Diantara misteri-misteri Indonesia yang disibak dalam buku ini antara lain :
Jika dalam jilid pertama dulu, Haris mencoba membedah Legenda Nyi Roro Kidul kini mencoba membuka tabir Legenda Dewi Lanjar. Orang pantura, khususnya Pekalongan, pasti kenal dengan nama ini. Dia dikenal sebagai anak buah Nyi Roro Kidul yang diutus untuk menggagalkan pembukaan hutan Gambiren</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sukses dengan bagian pertamanya, maka Haris Firdaus kembali mengeluarkan bukunya tentang Misteri-misteri Terbesar Indonesia jilid 2. Seperti halnya bukunya yang terdahulu, buku non fiksi setebal 192 halaman ini merupakan hasil dari upaya kompilasi fakta sejarah dan legenda yang banyak menghiasi khasanah pengetahuan bangsa Indonesia.

Spesifikasi Buku
Judul	 : Misteri-misteri Terbesar Indonesia 2
Tebal	 : 192 halaman
Penulis	 : Haris Firdaus
Penerbit   : Buku Katta Solo
Harga	 : 33.300 IDR
Pemesanan dapat langsung klik disini
Buku ini sangat menarik untuk dibaca karena memadukan fakta sejarah dan bumbu legenda. Diantara misteri-misteri Indonesia yang disibak dalam buku ini antara lain :
Jika dalam jilid pertama dulu, Haris mencoba membedah Legenda Nyi Roro Kidul kini mencoba membuka tabir Legenda Dewi Lanjar. Orang pantura, khususnya Pekalongan, pasti kenal dengan nama ini. Dia dikenal sebagai anak buah Nyi Roro Kidul yang diutus untuk menggagalkan pembukaan hutan Gambiren</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaumbiasa.com/misteri-misteri-terbesar-indonesia-jilid-2.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

