16 Jan
2009
Tidak Memilih itu Pilihan
Kategori Warna-WarniHidup adalah memilih. Memilih sesuai dengan hati nurani. Memilih atau tidak memilih adalah pilihan.
Demikian pula ketika “resepsi” Pemilu dilangsungkan. Memilih atau tidak memilih adalah pilihan hati nurani setiap orang. Seseorang menentukan pilihan itu selalu punya alasan masing-masing. Yang memilih punya alasan, yang tidak memilih juga punya argumen. Termasuk saya, tidak memilih adalah pilihan karena takut ikut berdosa jika ternyata yang saya pilih berbuat nggak bener.
Lalu bagaimana dengan Anda? Apa alasan Anda dalam menentukan pilihan Anda?












[Reply]
[Reply]
[Reply]
ntar minggu ngarep imlekan saya mudik magelang mas,
bisa kopdaran? kontak kulo di 081513699374
[Reply]
[Reply]
Dan yang terakhir, karena pemerintah keliatannya kuatir bangets kalo rakyatnya banyak yang gak milih, jadi saya memilih untuk tidak memilih.
Kenapa sih pemerintah mesti takut? Kan tidak ada rekayasa atau prediksi penghitungan suara.. so.. santai ajah lageeee… :-bd
[Reply]
mendingan ga milih dari pada saalah milih………
[Reply]
bnar juga yah…..tak memilih tuh sebuah pilihan….
salam kenal yah
[Reply]
aku g milih soale g kedaptar
[Reply]
btw makasih atas spirit dan doanya buat bunda..
[Reply]
btw makasih atas spirit dan doanya buat bunda..
[Reply]
lagian kalau nanti saya mencalonkan diri, kan sedih kalau pada golput
[Reply]
[Reply]
[Reply]
*matre mode on*
[Reply]
Daripada milih, tp malah makan ati, mendingan makan mie ayam pake sambel yg banyak.. Ya tho mas!
Salam kenal
[Reply]
*Ga nyambung*
hihi..
:P
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
ciwir Reply:
March 12th, 2009 at 19:09
ciwir’s last blog post..Perpustakaan Warga Desa
[Reply]
[Reply]
*kabur…*
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
pemilihan pertama saya malah di kampung perantauan, Ternate. Malah kacau sekarang…
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
rugi nggak ya?
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
Jangan sampai salah milih lagi.
Hehehe…
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
memilih terbaik dari yang paling buruk
[Reply]
Saya penganut paham “tidak memilih”, artinya saya selalu datang ke TPS (untuk menunjukkan bahwa saya tidak apolitis), tapi saya tidak memilih alias golput.
Kalo “tidak datang memilih” itu bisa berarti macem2 (tdk terdaftar, ada urusan penting, dalam perjalanan antar kota, ketiduran, males, dll)…. dan itu belum pasti golput.
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
Btw pakai contreng juga gak sih?… hi..hi…hi…
[Reply]
walaupun kadang kata hati itu salah udah menjadi resiko bagi saya
[Reply]
[Reply]
[Reply]
[Reply]
Pesta demokrasi 2009, pestanya calon legislatif merebut simpati rakyat. Calon legislatif berlomba merebut garis terdepan berjanji memperbaharui kehidupan.
Namun, tatkala pesta itu usai dan mereka terpilih, anggota dewan mulai menampakkan kekakuannya. Tujuan utama mendapatkan kekayaan sebesar-besarnya melekat benar dalam saraf ingatan anggota dewan.
“Tiada hari tanpa korupsi ” slogan wajib bagi mereka. Hidup tanpa korupsi bagaikan sayur tanpa garam atau dengan kata lain hidup tiada mengenal korupsi sama dengan mati di dalam hidup, itulah prinsip mereka. Mumpung jadi anggota dewan.
Akhirnya kita hanya bisa diam!! diam!! diam!!
Membawa segala penyesalan menuju alam baka.
Sumber:www.asyiknyaduniakita.blogspot.com
[Reply]
Engkau menuliskan senandung nyanyianmu di atas wajah suci kaummu; lalu engkau membiusku dan perlahan-lahan merampas hartaku… seperti itulah yang dilakukan para koruptor…
Demikianlah, negara ku kini menduduki peringakat 3 negara terkorup se-Asia Tenggara, dan aku lemas, lunglai tak berdaya di tengah melimpahnya kekayaan kita. Kalbuku mengerang kesakitan, ku meraung kepedihan menahan luka gores sayatan yang menggores batin ini oleh perselingkuhan orang kepercayaan.
Dulu dalam fahamku, kau ku pilih karena kau orang yang tepat di posisimu, kau pengelola managemen dasyat dari segala kehebatan negeriku. Maka itu ku serahkan tanpa syarat semua kepadamu. Dengan maksud kita bersama-sama menyeberangi tepian bahagia menjadi bangsa bermartabat.
Tapi kini, rencana janjimu adalah angin lalu, semua ucapan manis mu kau buang di ngarai hampa. Ketahuilah semua kepalsuan yang kau ucapkan, aku tak percaya lagi!! Aku tidak ingin bersama mu di pemilu 2009 mendatang.
Semalam dua sebelum anggota KPK datang menjemput, aku mempersiapkan sepatah dua patah untuk kusampaikan kepadamu, namun engakau persiapan hanyalah persiapan, aku tak bisa melepas siratan hati karena penjagaan ketat garda polisi.
Sekarang di antara persidangan hati sekalian, aku katakan kepadamu ” aku akan boikot pemilu tgl 5 april 2009, kami akan golput!!!” agar kau merasakan seperti apa luka yang kau berikan.
sumber:www.asyiknyaduniakita.blogspot.com
[Reply]
mending golput daripada ntar diturunin ama rakyat?
[Reply]
tapi yang jelas
saya benci golput tapi saya LEBIH BENCI fatwa haram golput.
[Reply]
PKS.
PKS itu……
Partai Kebal Sogokan
Partai Kita Semua
Partai Keluarga Saya
Partai Kyai dan Santri
Partai Keren Sekali
Palestina…..Kita Sayangi
:)
[Reply]
Bukan karena namaku Fakhri lho…..(mirip AAC)
Tapi memang, PKS bak mutiara di dasar laut.
Ketika tidak mendalami lebih jauh tentang PKS, maka tidak akan terlihat dan berfikir imposibel. Tapi jika sudah diselami dan diketahui PKS….maka ada kilauan sejernih mutiara.
Bravo PKS.
Fakhri@Klaten…mendukung Ustadz DR Hidayat Nur Wahid
[Reply]
Monggo, dipun penggalih, mumpung masih seminggu lagi kita menentukan pilihan. Resapi sedalam-dalamnya makna memilih demi negara tercinta kita. Kasihan para pahlawan yang telah mengorbankan nyawa demi terbentuknya negara ini, sementara kita yang dah ngerasain enaknya, cuma disuruh “nyontreng” aja gak mau. Dimana nurani kita?!
[Reply]
ciwir Reply:
March 31st, 2009 at 23:18
menurut saya dari semua caleg itu nggak ada yg baik…
ciwir’s last blog post..Kereta di tengah Kota
[Reply]
tulisan Rian terbaru adalah : Hello world!
[Reply]
Post a Comment