Tunas adalah semua bagian dari tanaman (kecuali akar) yang baru tumbuh dan berkencendrungan memiliki sifat geotropisme negatif (gerakan pertumbuhan tanaman keatas), demikian definisi dalam bahasa ilmu biologi. Tunas adalah harapan baru dalam kehidupan. Sebab dialah yang diharapkan dapat meneruskan kelangsungan hidup sebuah generasi (regenerasi). Tunas sedemikan bermanfaat dan disukai banyak orang, maka tidak heran kalau banyak kalangan menjadikan tunas sebagai simbol atau perlambang dalam kesehariannya. Perlambang yang mengharapkan kontinuitas dan langgengnya kehidupan.
Salah satu anak manusia yang terilhami oleh tunas adalah kawan saya dari tlatah mBanyumas, yang seorang jagoan Linux dan Blogger Banyumas. Anak muda ajejuluk Pradna Paramitha ini telah mengeluarkan sebuah Tunas. Namun bukan tunas yang keluar dari bagian bawah tubuhnya, akan tetapi Tunas, Sebuah kumpulan Cerpen Untuk Remaja.
“Setiap melihat “Tunas” yang tampak adalah “kesegaran”. Itulah yang diharapkan dari kumpulan cerita ini, dapat memberi sedikit kesegaran di tengah kepenatan. Untuk menikmati semua cerita kali ini, tak perlulah mengerutkan kening. Cukup membaca, menerima apa adanya tanpa prasangka, dan nikmati tikungannya di akhir cerita tanpa dendam. Bagai mengamati sebuah tunas, dan tanpa dendam melihat menjadi seperti apa tunas itu akan berakhir”. demikian alasannya kang Pradna menamai bukunya dengan Tunas.
Buku Kumpulan Cerpen untuk Remaja setebal 42 halaman yang terdiri atas 5 cerita tersebut dijual dalam bentuk e-book (format *.pdf) dan dibandrol 20ribu IDR. Namun sebelum membelinya, sampeyan dapat membaca dulu sinopsisnya disini. Sedangkan syarat dan tata cara pembelian juga dapat sampeyan simak disana.
Dan bersama tulisan ini, saya seorang kaumbiasa mengucapkan selamat kepada orang luarbiasa Mas Pradna Paramitha atas bukunya tersebut. Semoga laris manis dan memberikan manfaat bagi yang membacanya.
Maaf, Komentar ditutup!!.
12:12