Umbul Cokro

img_0210Bagi masyarakat Solo Raya pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Umbul Ingas atau orang biasa menyebutnya dengan Umbul Cokro, karena letak berada di Desa Cokro Kec. Tulung Kab. Klaten (tetanggaan dengan kecamatan tempatku lahir -Kec. Polanharjo- dan jaraknya cuman 5 Km aja dari rumah nenek-ku tempatku lahir).  Umbul artinya adalah sumber air yang airnya keluar dari dalam tanah secara menyembur, karena airnya mumbul atau muncrat keatas maka orang-orang menyebutnya dengan istilah umbul.

img_0191Air Umbul Ingas Cokro ini benar-benar jernih, bahkan dasar sungainya bisa kelihatan (seperti dapat dilihat pada foto disamping ini). Tidak salah apabila PDAM Kota Solo membelinya untuk dijual lagi ke masyarakat Kota Solo.

Bahkan kejernihannya juga membuat perusahaan AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) ngiler untuk ikut-ikutan ngalap berkah dan rejeki dari air Umbul Ingas ini. Setidaknya sekarang ada 2 (dua) perusahaan AMDK (1 level nasional dan 1 pemain lokal) yang membangun pabriknya disini.

Kejernihan airnya dan sejuknya udara disini benar-benar nyaman untuk berwisata dan bersantai bersama keluarga bahkan pacaran juga boleh  :D  Dalam areal taman yang rindang karena dipenuhi oleh pohon-pohon tinggi dan besar-besar,juga terdapat saung-saung rumah makan serta ada juga kolam renangnya. Dan untuk menuju areal tersebut, pengunjung musti melewati jembatan gantung yang terbuat dari kayu yang mana maksimal hanya boleh dilalui oleh 10 orang saja. Jadi kalau pas ramai ya antri dulu-lah.

img_0200img_0199

Menurut saya kawasan ini dapat dipadukan dan dikonsep menjadi sebuah desa wisata. Sehingga dapat memberdayakan masyarakat setempat secara ekonomi…

Tulisan Berkaitan

30 Komentar pada “Umbul Cokro”
endar Posted on 11 December, 2008 at 20:59
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Saya waktu masih SMA sukanya kalau mbolos ke Njanti. Janti sekarang masih rame nggak mas.. Cokro dulu kurang rame.
Ojo ngomong pak Wardoyo yo mas.

[Reply]

alris Posted on 11 December, 2008 at 21:51
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Wah, bagus banget ya mas. Pengen deh kesana, moga-moga kesampaian.
Salam kenal ya, mas. Ini kunjungan pertama saya. Semoga jadi silaturahmi. Ditunggu kunjungan balasannya. Salam

[Reply]

Rita Posted on 11 December, 2008 at 21:53
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Bagus jadi pilihan saat liburan keluarga…. murah lagi, 3500/orang yaa

[Reply]

Ranny Posted on 11 December, 2008 at 21:56
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

wah..wahh seru kayaknya yah

[Reply]

ikhsan Posted on 11 December, 2008 at 22:20
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

masih alami banget…

[Reply]

bluethunderheart Posted on 11 December, 2008 at 22:58
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

salah satu alternatif tuk menikmati liburan sekolah atau liburan apalah smestinya ya,bang. Semoga banyak pengunjung datang kesana. kapan kapan aku juga mau?

Bang…lama sekali tak bersapa. Dan sennag abang masih datang menyapaku.
salam hangat selalu dan selamat malam bang

[Reply]

Farrel Posted on 11 December, 2008 at 23:06
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

wah, jalan2 lagi nich…

[Reply]

suwung Posted on 11 December, 2008 at 23:15
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

dadi kelingan jaman sma
kso2
kelingan sing ora ora

[Reply]

cebong ipiet Posted on 12 December, 2008 at 01:14
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

pengen mlaku mlaku mrono
dulan ning umahe morotuo
*komenku koyo yak yako nggaya ya

[Reply]

suwung Posted on 12 December, 2008 at 01:24
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

morotuomu ibuku bong?

[Reply]

sanggita Posted on 12 December, 2008 at 04:29
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Whuaahh, Umbul Cokro. Saya dulu nyebutnya Cokro Tulung. Ternyata desa Cokro, kec. Tulung yak. Waktu kecil, saya sering kesana. Biasanya berenang aja. Uademm tenan. Yang khas memang jembatan goyangnya. Smoga ga dipermanenkan ya. Karena seru tuh buat iseng-in yang suka takut2 lewat jembatan itu, hehe *jahil*

Oya, mas. Liburan panjang bulan ini, saya mo ke Solo euy! Kangen sama nasi liwet dan mie bandung depan sami luwes. Nyami-nyami…*langsung ngiler*

[Reply]

bangpay Posted on 12 December, 2008 at 05:16
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Kapan ya aku kesana??? 11 tahun yg lalu??? Huaaaa aku sudah tua!!!!

[Reply]

Nike Posted on 12 December, 2008 at 07:45
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Blom pernah ke Klaten :(

[Reply]

omiyan Posted on 12 December, 2008 at 08:22
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

mustinya dikelola masyarakat jangan sampai air jernih seperti itu diambil keuntungan buat orang tertentu….semoga kita yang ad disekitarnya bisa menjaganya….jangan sampai tercemar

[Reply]

ai Posted on 12 December, 2008 at 08:57
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

jadi pengen nyobain…. :D
Salam kenal

[Reply]

Sawali Tuhusetya Posted on 12 December, 2008 at 09:38
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

sesekaliu ajak aku ke umbul cokro dong, mas santri. kepingin merasakan kesejukan airnya. tapi ndak disalahgunakan orang utk cari pesugihan, kan? hehehe ….

[Reply]

Fatma Posted on 12 December, 2008 at 10:42
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

wah alamnya masih asri yah

[Reply]

Makhluk Maniez Posted on 12 December, 2008 at 11:31
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Thanks untuk infonya. Semoga sumber air itu tetap terjaga dan terpelihara selamanya…

[Reply]

sarahtidaksendiri Posted on 12 December, 2008 at 11:38
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

iya arinya mmg kayakany abkn adem gmn gtiu..*bukan air kalle, maksdnya suasananya*
hehe…
iiihh…klo berduaan melulu di sana, bs2 ada’pihak ke3 alias setan’..ntuh yg diem2 ngambil pic…hehehe

[Reply]

Bawor Posted on 12 December, 2008 at 14:49
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Neng kono ono bule sing nganggo bikini ra???

[Reply]

grubik Posted on 12 December, 2008 at 19:34
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

weiss, klairan polandia to kang?

iyo nggo mbojo nak naan kuwi, po meneh pas mbolos sekolah mbiyen…

[Reply]

Sulistyo Posted on 14 December, 2008 at 15:01
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

Yen mau ngelihat aslinya, salah satu daerah yang buat settingan cerita Novel Ketika Cinta Bertasbih silahkan maen ke Cokro, btw kalo mo ke Cokro lewate dari Solo/Kartosuro naik bis arah Jogya turune di Wonosari atau Delanggu, wah pemandangane mirip cerita di Novel itu, habis mandi di umbul Cokro perut laper mampir maem ikan bakar/goreng di Janti sambil mancing ikan!!!

[Reply]

arthur Posted on 14 February, 2009 at 21:13
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

kangen dech maumbul yang satu ini….

dah hampir 5 tahun gk pernah mampir kesitu…

klo pulang pas lebaran mw mampir lupa mlulu///,/,./.,

kapan ya bisa jeguran disitu lagi

[Reply]

Andy MSE Posted on 3 March, 2009 at 10:10
menggunakan Unknown Unknown pada Unknown Unknown

aku yo arep posting sing kaya ngono kuwi ah!… cokro memang moy…

[Reply]

ciwir Reply:

hooh emang mooy….
(LOL)

[Reply]

Rian Posted on 8 January, 2010 at 16:22
menggunakan Firefox 3.5.7 Firefox 3.5.7 pada Windows XP Windows XP

tak tambahin mas…tepatnya cokro tulung

[Reply]

ciwir Reply:

hooh bener mas
tulisan ciwir terbaru adalah : Kertas dan Penebangan Hutan My ComLuv Profile

[Reply]

Klaten Online Posted on 20 January, 2010 at 19:16
menggunakan Firefox 3.5.7 Firefox 3.5.7 pada Windows XP Windows XP

Terima kasih sudah turut mempromosikan pariwisata di Klaten :)

[Reply]

Umbul Cokro « ..:: pojok surakarta ::.. Posted on 7 July, 2010 at 12:43
Unknown Unknown

[...] Solo Raya pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Umbul Ingas atau orang biasa menyebutnya dengan Umbul Cokro, karena letak berada di Desa Cokro Kec. Tulung Kab. Klaten (tetanggaan dengan kecamatan tempatku [...]

Post a Comment

CommentLuv Enabled

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline